Pelatih Indonesia, Bonsu Hasibuan menurunkan Miftah Sano Sudrajat dan Ahmad Faizin yang pada pertandingan pembuka melawan Skotlandia belum dimainkan. Mereka berdua mendampingi Nico Pernando dan penjaga gawang Ujang Yakub.
Meski menurunkan pemain yang baru pertama kali menginjak lapangan, Indonesia sempat unggul 2-0 pada dua menit pertama. Kedua gol itu dicetak Ahmad Faizin dan Nico Pernando. Memasuki menit ke-tiga, giliran Argentina yang mencetak gol. Kedudukan berubah 2-1.
Lewat sebuah serangan balik, setelah penjaga gawang Ujang Yakub sukses mementahkan tendangan pemain Argentina sebanyak tiga kali, operan cantik Nico Pernando kepada Miftah Sano berhasil dimaksimalkan menjadi gol. 3-1 untuk Indonesia.
Unggul sementara, pelatih menarik Nico dan memasukkan Riki Irawan yang berasal dari Jawa Barat. Pemain berkepala botak itu sempat melepaskan tembakan ke gawang namun masih bisa dimentahkan oleh kiper Argentina.
Menjelang akhir babak pertama, Argentina memperkecil selisih menjadi 3-2. Namun dalam beberapa detik terakhir, Miftah Sano sukses menyarangkan bola ke gawang Argentina lewat sebuah tendangan terukur. Kedudukan sementara 4-2 untuk Indonesia.
Pada babak kedua, pelatih masih tetap mempertahankan komposisi pemain yang sebelumnya. Keputusan ini terkait dengan upaya merotasi dan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pemain.
Karena setiap pemain yang berpatisipasi dalam Homeless World Cup hanya bisa bermain sekali seumur hidupnya. Kesempatan itu diberikan untuk mereka yang percaya bahwa sepakbola bisa merubah hidup mereka.
Memasuki tujuh menit kedua, Argentina merubah strategi. Mereka langsung tampil menekan. Setiap pemain Indonesia menguasai bola, mereka langsung dekati dan tutup arah pergerakannya. Cara ini efektif menahan laju serangan para pemain Indonesia. Argentina pun berhasil mengubah kedudukan menjadi 4-3 lewat sontekan pemainnya.
Alih-alih menjauhi lawannya, Indonesia malah harus puas berbagi angka 4-4 dengan Argentina akibat lengahnya sisi pertahanan.
Selepas menit ke-11, pergerakan bola lebih banyak di arena tengah lapangan. Pemain kedua tim saling rebut dan mengoper bola ke rekannya. Argentina sukses menambah gol selepas merebut bola dari pemain Indonesia. Kedudukan berubah menjadi 4-5 untuk Argentina.
Indonesia bisa menyamakan kedudukan 5-5 setelah Riki Irawan sukses mengeksekusi bola yang sempat melambung dan tidak diantisipasi pemain belakang dan kiper Argentina.
Menjelang berakhirnya pertandingan, malah Argentina yang menciptakan gol terlebih dahulu ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu membuat Indonesia unggul 6-5. Namun, Argentina kembali menekan dan sukses menyamakan kedudukan di saat-saat akhir. Pertandingan imbang 6-6 dan harus diakhiri dengan tendangan penalti.
Giliran pertama jatuh pada Dimas Saputra Ramadhan. Pemain asal Jawa Timur yang mendandani rambutnya dengan potongan Mohawk dan berambut merah ini gagal menuntaskan tugasnya. Bola tendangannya menghantam bagian atas gawang. Sementara lawannya sukses mengeksekusi penalti ke gawang yang dijaga Ujang Yakub. Pertandingan berakhir begitu ada tim yang sukses menyarangkan bola sementara lawannya gagal.
Para pemain kedua tim beserta pelatih dan manajernya langsung bersalaman dan berjabat tangan erat. Mereka juga melakukan salam penghormatan kepada penonton secara bersama-sama. Berlari dari ujung lapangan ke ujung lapangan satunya lagi sembari menebarkan senyum. Kesenangan bermain bola memang merupakan inti dari Homeless World Cup ini, bukan hanya kemenangan semata.
Mengomentari kekalahan pertamanya ini, Bonsu mengatakan, para pemain memandang rendah lawannya. Hal ini terjadi karena pelatih menurunkan pemain yang belum pernah bermain. “Padahal saya menurunkan pemain lain untuk memberikan kesempatan yang sama buat semua pemain. Ini adalah inti dari kedatangan kami ke sini. Kalau menang itu adalah bonus dari permainan kita,” ujarnya.
Kapten tim Indonesia, Ujang Yakub mengungkapkan, para pemain sudah mendapatkan pelajaran berharga dari pertandingan melawan Argentina. “Kita memang ceroboh tidak bermain penuh semangat. Ini tidak boleh terjadi lagi,” kata dia.
Indonesia masih akan melangsungkan pertandingan berikutnya melawan Wales pada pukul 16:20 waktu setempat. (bola/dzi)
Indonesia vs Argentina

Indonesia vs Argentina

Indonesia vs Argentina

Para pemain, pelatih, dan manajer Indonesia serta Argentina memberikan salam hormat bersama-sama kepada penonton usai bertanding dalam penyisihan Grup G Homeless World Cup 2013 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Senin (12/8). Indonesia bermain imbang 6-6 dengan Argentina, namun kalah adu penalti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Kalah Oleh Argentina Lewat Penalti
Bola Indonesia 12 Agustus 2013, 20:54
-
Tim Homeless Indonesia Lolos Rintangan Pertama
Bola Indonesia 12 Agustus 2013, 09:39
-
Indonesia Tampil Berbeda dalam Parade Homeless World Cup 2013
Bola Indonesia 11 Agustus 2013, 10:21
-
Kiper Timnas HWC 2013 Alami Masalah Kaki
Tim Nasional 10 Agustus 2013, 09:15
-
Timnas HWC 2013 Halal Bihalal di Wisma Dubes RI Polandia
Tim Nasional 10 Agustus 2013, 08:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR