Perbedaan itu membuat tim Indonesia tampil mencolok. Meski badan pemain tim Indonesia terbilang kecil dibandingkan para pemain Eropa, mereka mudah dikenali karena atribut yang melekat padanya.
Para pemain mengenakan penutup kepala yang berbeda-beda mulai dari blangkon, udeng-udeng, sampai jenis ikat kepala yang biasa dipakai masyarakat adat Sunda. Untuk setelan bajunya, ada yang memakai beskap Jawa, batik, sarung, dan baju kampret.
Saking uniknya, tim Indonesia ‘kebanjiran’ permintaan untuk difoto bersama. Apalagi mereka berjalan bersama 48 tim negara lainnya sepanjang rute 3,5 kilometer dari tempat penginapan ke lokasi pertandingan di sisi Danau Malta. Sepanjang perjalanan itu karena sedang musim liburan, banyak orang yang berjemur atau menghabiskan waktu di sekitar danau tersebut.
Pelatih Indonesia, Bonsu Hasibuan mengatakan, parade dan penyambutan tim kali ini terasa lebih hangat dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut dia, komunikasi antar pemain dan tim di Polandia lebih hangat dan akrab.
“Indonesia juga punya ciri khas yang jadi identitas dan memudahkan tim lain mengenalnya. Semoga ini bisa menambah semangat tim,” ujarnya.
Parade yang diikuti sedikitnya 1.000 orang dengan beragam bendera itu menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih tim Indonesia yang berbaris dengan mengibarkan bendera yang sekilas warnanya sama dengan bendera Polandia. Bedanya, bendera Indonesia memiliki warna merah di bagian atasnya.
Tim Indonesia
Seusai melalukan parade, seluruh bendera negara peserta Homeless World Cup 2013 dikumpulkan di tengah lapangan. Panitia kemudian melakukan pembagian grup berdasarkan urutan dan raihan prestasi masing-masing negara dalam kompetisi sepakbola tahunan buat kaum marjinal ini.
Pengundian ini dilakukan oleh pendiri sekaligus Presiden Homeless World Cup, Mel Young, Ketua Panitia Lokal Homeless World Cup 2013, Maciek Gudra, serta perwakilan mitra lokal Isabella Lukomska.
Berdasarkan hasil pengundian, Indonesia berada di grup G bersama Argentina, Skotlandia, Wales, dan India untuk babak penyisihan. Total untuk tim putra ada 8 grup, yang masing-masing terdiri dari enam tim dan dua grup hanya lima tim saja.
Mengomentari hasil pengundian grup itu, Bonsu optimis tim Indonesia bisa melaju ke babak selanjutnya. “Kami tidak memandang sebelah mata terhadap tim lawan. Tapi karena sudah ada pengalaman tahun sebelumnya, jadi saya bisa memberikan masukan buat tim,” ujar Bonsu.
Terkait kiper Indonesia, Ujang Yakub yang sempat bengkak jempol kaki kanannya, Bonsu mengatakan, pemain itu semakin membaik kondisinya. Dia juga memastikan, Ujang bakal diturunkan pada pertandingan pertama Indonesia melawan Skotlandia pada hari Minggu, tanggal 11 Agustus 2013, pukul 14:45 waktu setempat.
“Kita pernah menang melawan Skotlandia (di Meksiko) dengan berat. Strateginya tim harus bermain sabar dan tidak terburu-buru. Sejak menit awal harus mengambil dan bisa mengatur posisi,” papar Bonsu.
Setiap negara akan bertanding minimal lima hingga enam kali dalam babak penyisihan. Dua tim dengan nilai tertinggi dalam grup akan lolos ke babak penyisihan selanjutnya. (hwc/dzi)
Foto Bersiap Parade

Foto Parade Pemain

Foto Pengundian Grup

Foto Mel Young Pidato

Pendiri sekaligus Presiden Homeless World Cup, Mel Young menyampaikan penghargaannya kepada para peserta yang datang ke Poznan, Polandia untuk mengikuti kejuaraan dunia sepakbola bagi kaum marjinal sebelum pengundian grup di Danau Malta, Poznan, Polandia, Sabtu (10/8). Tim Indonesia berada di grup G bersama Argentina, Skotlandia, Wales, dan India. Mereka akan bertanding untuk pertama kalinya menghadapi Skotlandia pada hari Minggu (11/8) pukul 14:45 waktu setempat.
Foto Pengundian Grup

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Tampil Berbeda dalam Parade Homeless World Cup 2013
Bola Indonesia 11 Agustus 2013, 10:21
-
Kiper Timnas HWC 2013 Alami Masalah Kaki
Tim Nasional 10 Agustus 2013, 09:15
-
Timnas HWC 2013 Halal Bihalal di Wisma Dubes RI Polandia
Tim Nasional 10 Agustus 2013, 08:45
-
Misi Timnas Indonesia di Ajang HWC 2013
Tim Nasional 7 Agustus 2013, 02:05
-
Background Punggawa Indonesia Untuk HWC 2013
Tim Nasional 7 Agustus 2013, 01:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR