
Bola.net - Evan Dimas angkat bicara soal rahasianya mematahkan kutukan yang acap menyerang talenta muda Indonesia, layu sebelum berkembang. Gelandang Persija Jakarta ini menyebut bahwa profesionalisme merupakan kunci dari suksesnya selama ini.
Menurut Evan, bersinar di usia muda lebih mudah ketimbang mempertahankan raihan tersebut sampai level profesional. Ibaratnya, sambung pemain berusia 25 tahun ini, meraih lebih mudah daripada menjaga.
"Bagi saya pribadi, salah satu cara agar bisa menjaga apa yang sudah kita capai adalah dengan bersikap profesional," kata Evan, menjawab pertanyaan Bola.net, pada acara unjuk wicara yang diinisiasi Garuda Nusantara.
"Tak hanya di dalam lapangan, di luar lapangan pun kita harus profesional," imbuhnya.
Menurut Evan, profesionalisme dimulai dari hal sederhana. Salah satunya, sambung pilar lini tengah Timnas Indonesia ini, adalah dengan menyadari status sebagai atlet.
"Dari situ kita harus bisa menjaga pola dan asupan makanan, menjaga pola tidur. Yang pasti kita harus menjaga diri," tuturnya.
Evan sendiri merupakan salah satu pemain muda yang sukses mentas ke level profesional. Di level muda, ia sukses membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 silam. Setelahnya, ia mentas ke level profesional dan menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tingkatkan Kualitas
Lebih lanjut, Evan menyebut ada hal lain yang juga harus dilakukan agar pemain tak layu sebelum berkembang. Tak cukup menjaga kondisi, menurut pemain asal Surabaya ini, para pemain tersebut harus meningkatkan kualitas mereka.
"Para pemain muda harus terus meningkatkan kualitas agar performa bisa terus meningkat," kata Evan.
"Tanpa hal tersebut, sulit bagi para pemain muda untuk bisa mentas di level lebih tinggi," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Kunci Evan Dimas Bisa Mentas ke Level Sepak Bola Profesional
Bola Indonesia 27 Mei 2020, 21:21
-
Persija Ingin Liga 1 2020 Dilanjutkan dengan Catatan
Bola Indonesia 27 Mei 2020, 20:02
-
Evan Dimas Akui Sempat Dibuat Grogi Ahmad Bustomi
Bola Indonesia 26 Mei 2020, 19:38
-
Sandi Sute Khidmat Rayakan Lebaran di Tengah Pandemi Virus Corona
Bolatainment 26 Mei 2020, 17:33
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR