
Menurut Ibnu, baik Kim maupun Mbamba pasti mempunyai nilai plus dan minus. Misalnya dari segi pengalaman bermain di sepakbola Indonesia.
"Kim kan baru datang di Indonesia. Kalau Mbamba kan sudah pernah ikut Persema, sudah ikut Persiba Bantul. Dia sudah tahu atmosfer sepakbola Indonesia," sebut Ibnu.
"Sedangkan Kim Young Hoo baru pertama kali menginjakkan kakinya di Indonesia," lanjut pelatih asli Surabaya ini.
Sementara dari segi statistik, keduanya sama-sama bagus. Meski menghabiskan hampir seluruh karier sepakbolanya di Korea, Kim sudah mencetak lebih dari 110 gol.
Hanya saja, ada satu kelemahan yang membuat Ibnu masih berpikir ulang untuk mengikat Kim. "Kim butuh adaptasi. Apalagi dia hanya bisa bahasa Korea," tutup Ibnu. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibnu Beri Motivasi Khusus ke Lima Pemain Persebaya
Bola Indonesia 27 Februari 2015, 23:53
-
Jumlah Peserta Piala Gubernur Sumsel Menyusut
Bola Indonesia 27 Februari 2015, 23:29
-
Manajemen Sriwijaya FC Izinkan Bendol ke Timnas
Bola Indonesia 27 Februari 2015, 22:46
-
PT LI Dukung Keinginan Klub ISL Untuk Membuat Turnamen
Bola Indonesia 27 Februari 2015, 22:40
-
PSSI: Pelatih Timnas Indonesia Masih Jadi Misteri
Tim Nasional 27 Februari 2015, 22:29
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
-
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Liga Champions 9 April 2026, 12:15
-
Julian Alvarez Membuktikan Kelasnya di Hadapan Barcelona
Liga Champions 9 April 2026, 11:48
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR