kick off turnamen sepak bola Liga Santri Nusantara (LSN) 2015 U-17 di lapangan Singa Perbangsa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (69) sore.
LSN 2015 ini menjadi gerakan awal menggali potensi olahraga dari kalangan santri yang tersebar di seluruh Tanah Air. Dalam sambutannya, Menpora Imam menegaskan bahwa ke depan, ajang ini harus lebih diperbesar dan diperluas dengan menggandeng banyak pihak.
Termasuk, dilanjutkannya, kalangan usaha untuk menjadi sponsor, supaya gerakan pembinaan sepak bola usia dini semakin besar.
"Jika di tahun pertama ini persertanya sebanyak 192 tim pesantren dari 10 Provinsi. Ke depan saya menargetkan 1000 pesantren dari seluruh wilayah Indonesia menjadi peserta LSN," ujarnya.
LSN, dipaparkan Menpora Imam, merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kemenpora dengan PB NU untuk bekerjasama pembinaan di bidang olahraga dan pemuda.
"Kick off digelar di Karawang karena daerah ini memiliki banyak keistimewaan dan sejarah besar. Di mulai dari Karawang, LSN juga kita harapkan bisa menopang kebangkitan prestasi sepak bola nasional," tambah Cak Imam- sapaan akrab Menpora Imam.
Selain Menpora, acara ini juga dihadiri oleh KH Marsudi Suud dari PBNU, Plt Bupati Karawang Cellica Nurachdiana, Deputi Pembudayaan Kemenpora Faisal Abdullah, dan sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif baik pusat maupun daerah yang membidangi Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga.
Kick Off LSN 2015 berlangsung semarak. Ribuan penonton dengan mayoritas dari kalangan pelajar dan santri antusias menyaksikan acara yang juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah artis papan atas seperti Wali Band, Gita KDI serta pertunjukan seni hiburan daerah.
Setelah kick off, acara dilanjutkan dengan pertandingan antara tim pesantren Nurul Aitam Karawang melawan Darul Ulum Purwakarta. Acara Kick Off juga dimeriahkan dengan penampilan Jingle Liga Santri karya Habib Salim Su’eb dan laga Selebritis Football Club melawan Panitia yang tergabung dalam LSN Footbal Club.
LSN 2015 yang memperebutkan hadiah utama uang pembinaan Rp100 juta, akan diikuti 192 tim pesantren yang berasal dari pondok pesantren di 10 Provinsi di Indonesia, dan dibagi menjadi 16 zona. Juara masing-masing zona berhak masuk 16 besar yang dibagi empat grup.
Partai puncak dijadwalkan berlangsung 10 November atau bertepatan pada Hari Pahlawan yang rencananya berlangsung di Surabaya. [initial]
Baca Juga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Imam Ingin gerakan pembinaan sepak bola usia dini semakin besar
Bola Indonesia 6 September 2015, 20:26
-
Menpora Imam Apresiasi Sanksi di Piala Presiden
Bola Indonesia 2 September 2015, 18:17
-
Agum Gumelar Minta Jokowi Menegur Menpora
Bola Indonesia 27 Agustus 2015, 14:18
-
Agum Gumelar Kembali Ingatkan Menpora Jangan Amputasi PSSI
Bola Indonesia 27 Agustus 2015, 13:06
-
Tim Transisi Akui Masih Ada Hutang Match Fee Tiga Pertandingan
Bola Indonesia 26 Agustus 2015, 22:00
LATEST UPDATE
-
Urusan Remontada, Barcelona Pasti Bisa
Liga Champions 9 April 2026, 12:15
-
Julian Alvarez Membuktikan Kelasnya di Hadapan Barcelona
Liga Champions 9 April 2026, 11:48
-
3 Catatan Penting dari Kekalahan 0-2 Barcelona di Camp Nou
Liga Champions 9 April 2026, 11:30
-
Masihkah Ada Harapan untuk Barcelona?
Liga Champions 9 April 2026, 11:12
-
Hat-trick Man of the Match Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 10:28
-
Tumbang 2-0 Lawan PSG, Bos Liverpool: Kita Balas di Anfield!
Liga Champions 9 April 2026, 10:05
-
Arne Slot akui Kebapukan Liverpool: Untung Cuma Kalah 2-0!
Liga Inggris 9 April 2026, 09:53
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR