Bola.net - Persela Lamongan menganggap jadwal kompetisi Liga 1 2019 tidak ideal karena dalam rentang waktu sepekan, ada dua pertandingan yang harus dilalui. Hal itu diketahui setelah tim pelatih mempelajari draft jadwal yang dirilis PT. Liga Indonesia Baru.
Situasi tersebut menuntut Persela bekerja ekstra karena jadwal pertandingan yang cukup padat dapat menguras fisik pemain. Tetapi tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini menyadari bahwa itu merupakan dampak dari keterlambatan bergulirnya kompetisi.
"Kalau ngomong tidak ideal, tidak ideal, tapi kan itu salah satu cara untuk mengejar agenda AFC. Mungkin kompetisi harus selesai Desember," ungkap asisten pelatih Persela, Danur Dara ketika dihubungi Bola.net.
"Jadi mungkin benar-benar secara tim kondisi fisiknya harus bagus, taktikalnya juga bagus, apalagi dengan pertimbangan schedule yang ada, hampir daam seminggu bermain dua kali," jelas Danur.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Tetapi Patuhi Keputusan Federasi
Menurut mantan juru taktik Perssu Sumenep ini, jadwal yang begitu padat harus diimbangi dengan komposisi skuat yang ideal. Terutama kualitas pemain inti dan cadangan harus sama bagusnya, sehingga tim pelatih tak kesulitan melakukan rotasi.
"Benar-benar materi pemain harus ideal, antara pemain inti dan cadangan harus sama bagusnya karena sangat berisiko, akumulasi, sakit, kelelahan dengan schedule seperti itu," tambahnya.
Dan, bagaimana pun situasinya, Persela tetap akan menghormati jadwal yang akan ditetapkan oleh operator kompetisi. Karena sudah menjadi keputusan bersama, dan menyusunnya pun bukan pekerjaan yang mudah.
"Kita profesional, yang mengeluarkan schedule kan federasi, kita harus ikut, harus respek, mungkin mereka menata kompetisi yang seperti ini sangat sulit, tinggal menjalani dan mengantisipasi dari kompetisi yang tidak biasanya," tegas Danur.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Anggap Jadwal Liga 1 2019 Tidak Ideal
Bola Indonesia 10 April 2019, 23:44
-
Saddil Ramdani Sandang Status Pemain Muda Termahal di Malaysia
Bola Indonesia 10 April 2019, 16:45
-
Cetak 3 Gol di Piala Presiden 2019, Persela Lepas Washington Brandao
Bola Indonesia 7 April 2019, 08:34
-
Usai Tundukkan Persela, Madura United Langsung Pulang ke Bangkalan
Bola Indonesia 1 April 2019, 10:46
-
Dejan Antonic Sejak Awal Yakin Bisa Ukir Sejarah di Piala Presiden
Bola Indonesia 1 April 2019, 08:34
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
























KOMENTAR