Persela gagal melaju ke babak delapan besar Piala Presiden 2015, setelah meraih hasil kurang maksimal di babak grup. Mereka disisihkan oleh Sriwijaya FC dan Arema Cronus yang menjadi juara dan runner up Grup B.
Kegagalan ini membuat skuat Laskar Joko Tingkir kembali menganggur. "Kami berharap segera ada turnamen lainnya atau syukur-syukur kompetisi baru dalam waktu dekat," harap carekater Persela Lamongan, Didik Ludiyanto.
Dengan adanya kompetisi atau turnamen lagi, maka Choirul Huda dan kawan-kawan tak perlu menganggu terlalu lama. "Kasihan para pemain kalau lama-lama menganggur. Karena pendapatannya pasti berkurang," tutup Didik.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Berharap Ada Turnamen Lagi
Bola Indonesia 18 September 2015, 12:11
-
Persela Inventarisasi Pemain Untuk Musim Depan
Bola Indonesia 18 September 2015, 10:52
-
Lolos Delapan Besar, Sriwijaya FC Bersyukur
Bola Indonesia 9 September 2015, 18:36
-
Persela Lamongan Gagal Lolos ke Perempat Final, Didik Ludiyanto Legawa
Bola Indonesia 9 September 2015, 18:28
-
Bekuk Persela, Sriwijaya Pastikan Lolos Dari Grup B
Bola Indonesia 9 September 2015, 17:09
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
-
Real Madrid Unggul Telak atas Bayern Munchen Secara Sejarah
Liga Champions 7 April 2026, 20:38
-
Antonio Rudiger Kian Dekat Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 7 April 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR