
Bola.net - Penolakan wacana kompetisi musim 2021 bakal digelar tanpa degradasi terus menggelinding. Kali ini giliran Save Our Soccer (SOS) yang menyuarakan penolakan mereka terhadap gagasan tersebut.
Penolakan tersebut disuarakan SOS melalui petisi yang mereka buat melalui platform petisi daring, Change.org. Dalam petisi yang dibuat Minggu (10/05) malam, lembaga yang concern dengan pembenahan tata kelola sepak bola Indonesia tersebut mengungkapkan penolakan mereka terhadap wacana yang akan dibawa ke Kongres PSSI, akhir Mei 2021 ini.
Koordinator SOS, Akmal Marhali, pun membeber argumennya ihwal mengapa wacana kompetisi tanpa degradasi harus ditolak. Menurutnya, esensi kompetisi adalah adanya degradasi. Bila tidak ada degradasi namanya turnamen.
Selain itu, menurut Akmal, ada sejumlah alasan lain mengapa ide PSSI untuk menggelar kompetisi tanpa degradasi harus ditolak. Salah satunya, menurut mantan jurnalis olahraga tersebut, tanpa degradasi kompetisi akan rentan menjadi lahan judi dan pengaturan skor.
Petisi SOS ini pun terus menangguk dukungan dari pencinta sepak bola Indonesia. Saat artikel ini ditulis, sudah 195 orang yang menandatangani petisi daring tersebut.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Risau Jadi Ajang Praktik Lancung

Sejumlah penandatangan petisi daring ini pun memberikan alasan mereka menandatangani petisi untuk menolak wacana gelaran kompetisi musim 2021 dihelat tanpa degradasi. Mereka umumnya risau kompetisi tanpa degradasi ini akan menjadi ajang praktik lancung, termasuk pengaturan skor.
"Kompetisi tanpa degradasi sama saja memberi lahan judi untuk mafia... sekaligus merusak sepakbola tanah air," tulis Elkautsar Irfan Ryansah, salah seorang penanda tangan petisi tersebut.
"Kalo sampai tanpa degradasi akan mudah terjadi nya pengaturan skor, lagian negara2 lain juga sama2 kena pandemi tapi kompetisi nya tetap ada degradasi ko," tulis Juli Saputra, penanda tangan lainnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Di Tengah Pro Kontra Liga 1 Tanpa Degradasi, GM PSIS Ragu Kompetisi Bisa Berjalan
- Ini Kekhawatiran Bek Persebaya Jika Liga 1 Berlangsung Tanpa Degradasi
- Pelatih Persebaya: Kompetisi Tanpa Degradasi Rawan Kepentingan
- Dukung Liga 1 Tanpa Degradasi, Pelatih PSIS Yakin Persaingan Tetap Sengit
- 3 Bintang Persib Bandung yang Terabaikan dari Timnas Indonesia
- Baik dan Buruk Jika Liga 1 2021 Digelar Tanpa Degradasi: Benarkah Tidak Kompetitif?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIS Berharap Usai Lebaran Sudah Ada Kepastian Kompetisi
Bola Indonesia 10 Mei 2021, 13:43
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR