
Bola.net - Manchester United terperosok di lubang yang sama, berkali-kali. Kekalahan 0-2 dari Burnley di Old Trafford menegaskan bahwa pasukan Ole Gunnar Solskjaer memang tidak cukup kuat, tidak konsisten.
Seperti biasa, kekalahan MU selalu digembar-gemborkan. MU dianggap sama sekali tidak berkembang, Solskjaer dianggap tidak layak menangani tim -- yang berujung pada rumor pemecatan.
Kekalahan kali ini tentu meningkatkan tekanan di pundak para pemain. MU harus segera bangkit, dan cara terbaik memulainya adalah dengan mengevaluasi penampilan tim.
Setidaknya ada tiga hal yang bisa dipelajari dari kekalahan MU kali ini. Apa saja? Menukil Squawka, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
1. Maguire Masih Kurang
Harry Maguire (c) AP Photo
Harry Maguire merupakan bek termahal di dunia, tapi penampilannya tidak menunjukkan itu. Mantan bek Leicester ini memang sudah tampil baik, tapi MU butuh lebih dari sekadar baik, mereka membutuhkan bek yang luar biasa.
Entah mengapa, penampilan Maguire tidak sebagus saat masih bermain untuk Leicester. Dia jelas kalah gesit dari penyerang cepat lawan, tapi Maguire pun membuat sejumlah kesalahan antisipasi yang tidak semestinya.
Terbukti, pada kekalahan 0-2 dari Burnley tersebut, Maguire tidak cukup tangguh untuk menjaga pergerakan Chris Wood. Talenta Maguire tidak perlu diragukan, tapi dia harus bisa melampaui ekspektasi.
2. De Gea ke Mana?
Momen blunder David De Gea pada laga Watford vs Manchester United di Premier League. (c) AP Photo
David De Gea pernah digadang-gadang sebagai kiper terbaik di dunia, tapi performanya merosot drastis satu tahun terakhir. De Gea mulai sering membuat kesalahan-kesalahan mendasar.
Dua musim lalu, De Gea pernah menjadi salah satu pemain terbaik yang membantu MU finis di peringkat kedua klasemen Premier League. Sekarang, membobol gawang De Gea terasa jauh lebih mudah, bahkan oleh tim-tim medioker.
Benar, kiper tidak bisa sepenuhnya disalahkan atas kebobolan tim, bahkan para bek masih lebih bertanggung jawab. Namun, tidak ada yang bisa membantah bahwa performa De Gea merosot.
3. Lebih dari Kehilangan Rashford
Penyerang Manchester United, Marcus Rashford. (c) AP Photo
Absennya Marcus Rashford jelas membawa pengaruh besar, tapi masalah MU lebih dari itu. Saat melawan Burnley, MU tidak punya cara membongkar pertahanan pasukan Sean Dyche yang begitu rapat, rapi, dan berlapis.
Solskjaer sudah mencoba mengutak-atik taktik dengan membuat pergantian pemain, tapi tetap saja pemain-pemain MU kesulitan. Satu-satunya yang cukup berbahaya hanyalah umpan silan Aaron Wan-Bissaka, tapi tidak ada penyerang yang menyambutnya di kotak penalti.
Seandainya Rashford bermain, MU mungkin masih memiliki harapan. Rashford tetaplah salah satu pemain terbaik MU yang lihai membawa bola melewati barisan pertahanan lawan.
Sumber: Squawka
Baca ini juga ya!
- Apapun yang Terjadi, MU Haram Biarkan Edinson Cavani Gabung Chelsea
- Ironi Manchester United: Skuat Lebih Mahal, Tapi Kualitas Jauh dari Liverpool
- Solskjaer Didesak Mundur, Gary Neville: Beri Dia Waktu!
- MU Diklaim Salah Besar Membeli Lima Pemain Ini
- Mino Raiola Buka Peluang Erling Haaland Pindah ke Inggris
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daripada Cavani, MU dan Chelsea Disarankan Kejar Raul Jimenez
Liga Inggris 24 Januari 2020, 21:00
-
Soal Tagar #OleOut, Begini Respon Solskjaer
Liga Inggris 24 Januari 2020, 20:00
-
Gagal di MU Tapi Bersinar di Inter Milan, Ini Penjelasan Lukaku
Liga Italia 24 Januari 2020, 19:54
-
Ini Penyebab Solskjaer Ogah Sembarang Belanja Pemain
Liga Inggris 24 Januari 2020, 19:40
-
MU Diklaim Tidak Berkembang, Solskjaer: Klopp Saja Butuh Empat Tahun!
Liga Inggris 24 Januari 2020, 19:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR