
Bola.net - Erik ten Hag bakal segera memulai kerja kerasnya di Manchester United. Ada banyak hal yang harus diperbaiki, tantangan Ten Hag cukup besar, membangun tim baru bakal butuh waktu.
Ten Hag adalah pelatih ke-sekian yang diharapkan bisa mengembalikan MU ke level top usai kepergian Sir Alex Ferguson. Sejauh ini sudah ada beberapa pelatih yang gagal, hanya Jose Mourinho yang bisa mempersembahkan trofi.
Masalahnya, MU kembali ke titik nol dengan kedatangan Ten Hag. Ada banyak hal yang harus diperbaiki, banyak pemain yang harus dilepas, dan banyak pemain baru yang harus direkrut.
Baru-baru ini, Ten Hag melakukan sesi wawancara pertamanya bersama Setan Merah. Di momen ini dia menjelaskan banyak hal, mulai dari rencana perekrutan pemain hingga proyek jangka panjang.
Mengutip Express, paling tidak ada 5 hal yang bisa disimpulkan dari rencana-rencana Ten Hag untuk Man United tersebut. Apa saja sih?
1. Ten Hag bakal memaksa pemain bekerja keras

Satu hal yang pasti, Ten Hag tidak akan membiarkan konflik ruang ganti MU berkepanjangan. Dia dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan pemain dan bisa mengeluarkan potensi terbaik mereka.
Ajax-nya Ten Hag dikenal dengan kerja keras habis-habisan di lapangan. Kabarnya, sesi latihan Ten Hag sangat keras dan melelahkan.
Kedatangan Ten Hag bakal jadi awal baru untuk sebagian besar pemain MU. Mereka harus bekerja ekstra di sesi latihan dan menunjukkannya di pertandingan.
2. Kenal sejarah klub

Ten Hag tampak sadar betul bahwa dia mendatangi klub besar dengan sejarah luar biasa. MU adalah salah satu klub terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris.
Tentu, pemahaman itu akan membantu Ten Hag menyadari ekspektasi tinggi yang dibebankan kepadanya. Dia harus kembali membawa MU ke level top seperti sedia kala.
"Tentu, saya tahu sejarah Man United, saya tahu masa-masa besar mereka, penonton, dan suasana besar di Old Trafford," ujar Ten Hag.
3. Inginkan orang-orang yang tepat

Ten Hag berkata bahwa dia menginginkan orang-orang yang tepat di MU. Bahwa dia ingin dikelilingi oleh pemain dan tim pelatih yang satu visi untuk mengembangkan tim.
MU sudah mulai membuat langkah-langkah berani untuk mewujudkan keinginan Ten Hag tersebut. Mereka melepas beberapa staf lama yang dianggap tidak lagi relevan.
Kini, Ten Hag akan bekerja sama dengan Rangnick untuk membentuk tim dengan satu visi yang jelas. Perekrutan pemain pun didasarkan berdasarkan visi tersebut.
4. Warisan Ajax

Ten Hag mengaku bangga dengan warisannya dalam mengembangkan Ajax Amsterdam. Dia memuji kerja keras timnya untuk jadi juara Belanda.
Karier Ten Hag di Ajax tidak berjalan mudah. Dia sempat kesulitan di awal, tapi dedikasi dan keyakinannya terhadap gaya main tim berhasil membuat Ajax jadi tim besar.
Kini, Ten Hag meninggalkan warisan berharga di klub Belanda tersebut. Ajax sekarang bisa bersaing dengan tim-tim top Eropa.
5. Puji Edwin van der Sar

Edwin van der Sar adalah rekan terbaik Ten Jag di Ajax. Dia bekerja sebagai salah satu petinggi klub yang bertugas merekrut pemain.
Van der Sar mendukung penuh kepergian Ten Hag ke MU. Ten Hag mendapatkan keyakinan penuh berkat dorongan Van der Sar.
Kabarnya Ten Hag mungkin mengangkut Van der Sar ke MU sebagai salah satu tim stafnya. Meski begitu, sejauh ini tidak ada tanda-tanda Ajax rela melepas.
Sumber: Express
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Pesan Bruno Fernandes Kepada Fans MU Usai Gagal Total di Musim 2021/22
- 3 Pemain Man United yang Justru Dirugikan dengan Kehadiran Ronaldo
- Gary Neville Peringatkan Erik ten Hag: Melatih MU Lebih Sulit Ketimbang Ajax, Jangan Ngaco!
- Louis van Gaal Sebut MU Klub Komersial, Erik ten Hag: Prestasi Sepak Bola Tetap yang Utama!
- Gosip Transfer: 5 Pemain yang Segera Tinggalkan Chelsea, Eksodus Skuad Dimulai Rudiger?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Mau Beli Jurrien Timber? Gak Salah Nih?
Liga Inggris 24 Mei 2022, 20:50
-
Youri Tielemans Siap Main di Liga Europa, Angkut Gak Nih, MU?
Liga Inggris 24 Mei 2022, 20:23
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR