
Bola.net - Kekalahan kembali menghantam Chelsea saat bertandang ke markas Brighton & Hove Albion. Laga pekan ke-34 Premier League 2025/2026 di Amex Stadium, Rabu (22/04/2026) dini hari WIB, berakhir pahit bagi The Blues.
Tim tuan rumah tampil dominan sejak awal dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan. Gol dari Ferdi Kadioglu, Jack Hinshelwood, dan Danny Welbeck memastikan tiga poin tetap di kandang.
Hasil ini memperpanjang catatan buruk Chelsea yang kini sudah lima laga liga beruntun tanpa mencetak gol. Ini menjadi rekor negatif pertama mereka sejak tahun 1912, mempertegas krisis yang sedang melanda klub London tersebut.
Situasi semakin panas ketika para pendukung Chelsea meluapkan kekecewaan mereka di stadion. Sementara itu, posisi tim juga terus merosot ke peringkat tujuh dengan 48 poin, tertinggal tujuh angka dari zona Eropa.
Gestur Enzo Fernandez Disorot, Picu Kritikan Sherwood

Sorotan tajam justru datang setelah peluit akhir berbunyi di Amex Stadium. Enzo Fernandez tertangkap kamera berdiri di depan fans dengan gestur mengangkat bahu dan tangan terbentang.
Aksi tersebut langsung menuai kritik keras dari mantan pemain Blackburn dan Timnas Inggris yang kini menjadi pandit, Tim Sherwood. Ia menilai sikap sang kapten sama sekali tidak mencerminkan jiwa kepemimpinan.
Sherwood bahkan meragukan kelayakan Enzo sebagai kapten Chelsea. Menurutnya, gestur itu lebih menunjukkan ketidakpedulian ketimbang tanggung jawab.
“Ia ingin membuat pertunjukan. Ini bukan seseorang yang ingin saya lihat mengenakan ban kapten," kata Sherwood pada Sky Sports.
Peran Kapten Dipertanyakan, Enzo Dinilai Gagal Memimpin Chelsea

Sherwood kemudian menjelaskan bagaimana seharusnya seorang kapten bertindak di situasi sulit. Ia menilai Enzo gagal menjalankan fungsi dasar sebagai pemimpin di lapangan.
Menurutnya, seorang kapten seharusnya tampil menentukan saat pertandingan berlangsung, bukan bereaksi setelah semuanya berakhir. Ia juga menyinggung kurangnya kontribusi nyata Enzo dalam membantu tim keluar dari tekanan.
Sherwood menilai gelandang asal Argentina itu lebih terlihat bermain untuk dirinya sendiri. Hal ini dinilai berbahaya dalam situasi tim yang sedang terpuruk.
“Ia ingin meninggalkan klub. Ia membusungkan dada, ia berdiri di sana, ia mengambil sikap, bung, ambil sikap saat pertandingan berlangsung, lakukan sesuatu, pimpin pemainmu, kamu adalah individu yang bermain untuk dirimu sendiri," kritiknya.
"Ia mungkin di sana berbicara dengan staf pelatih mencoba menyalahkan semua orang di sekitarnya, bukan itu yang dilakukan seorang pemimpin, mereka membangkitkan semangat rekan setim mereka, mereka memastikan mereka terorganisir, ia harus tahu saat berada di lapangan apa yang diinginkan Liam Rosenior, dan ia harus mencoba menerapkannya di lapangan untuk manajernya.”
Desakan Perubahan di Chelsea, Pemain dan Manajemen Disentil

Kritik Sherwood tidak berhenti pada Enzo saja. Ia juga menilai ada masalah lebih besar di dalam tubuh Chelsea yang harus segera dibenahi.
Menurutnya, para pemain terlihat tidak bermain untuk pelatih mereka. Pergantian manajer yang terus terjadi juga dianggap tidak akan menyelesaikan masalah inti klub.
Ia menyebut bahwa banyak pelatih telah menjadi korban situasi di Chelsea. Nama-nama seperti Mauricio Pochettino, Graham Potter, hingga Enzo Maresca disebut sebagai contoh.
“Mereka tidak bermain untuk manajer mereka. Entah itu ia (Rosenior), Pochettino, Potter, Enzo Maresca, mereka semua dikorbankan. Para pemain perlu introspeksi diri tetapi klub perlu berubah, Anda tidak akan mengubah pola pikir para penggemar Chelsea ini."
Klasemen Liga Inggris
(Sky Sports)
Baca Juga:
- Imbas Laga Brighton vs Chelsea, Liam Rosenior Diramal Bakal Segera Didepak dari Stamford Bridge
- Pelajaran dari Tragedi Titanic Chelsea: Tiket UCL Sulit, Skandal Barbergate, Formasi Berantakan, Era Rosenior Segera Berakhir?
- Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
- Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
- Blak-blakan Kritik Pemain Chelsea, Apakah Tak Takut? Rosenior: Kalau Tak Kuat Mental, Pergi Saja!
- Reaksi Liam Rosenior Soal Nyanyian Fans Chelsea: Saya Paham Mereka Frustrasi
- Borok Chelsea Terbongkar di Brighton, Benarkah Pemain Sengaja 'Buang' Pelatih?
- Brighton vs Chelsea: Sudah Hancur Lebur, The Blues Samai Rekor Buruk 32 Tahun
- Betapa Malunya Liam Rosenior Lihat Performa Chelsea vs Brighton: Pemain Harus Ngaca!
- Man of the Match Brighton vs Chelsea: Jan Paul van Hecke
- Hasil Brighton vs Chelsea: The Blues Dibikin Malu di Kandang Burung Camar!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR