
Bola.net - Pembelian Kai Havertz musim panas ini mungkin jadi salah satu keputusan aneh Arsenal di bawah Mikel Arteta. Tidak biasanya Arsenal mendatangkan pemain yang sebenarnya sedang kesulitan.
Havertz didatangkan dari Chelsea dengan cukup mulus. The Blues tidak keberatan melepas pemainnya, bahkan Arsenal tidak perlu meembayar terlalu mahal.
Meski begitu, hingga kini Havertz belum juga mencetak gol setelah empat pertandingan Premier League berlangsung. Dia bahkan tampak kesulitan menemukan perannya dalam tim Arsenal yang sekarang.
Dikritik fans
Gagal main apik dalam empat laga membuat Havertz jadi sasaran kritik dalam beberapa pekan terakhir. Fans Arsenal banyak yang kecewa dengan penampilannya.
Situasi ini pun dianalisis oleh Stewart Robson, pakar Premier League. Menurutnya, jelas bahwa Havertz tidak cukup bagus di Chelsea, karena itulah dia dilepas.
"Dia [Havertz] tidak cukup bagus di Chelsea, karena itulah mereka melepasnya," ujar Robson dikutip dari ESPN via Express.
"Dia tidak cukup bagus di Chelsea dan jelas dia tidak cukup bagus di Arsenal. Anda boleh saja mencoba berargumen bahwa Havertz main bagus di Chelsea, tapi faktanya tidak. Karena itulah mereka menjualnya."
Fans Arsenal juga tidak mau
Pindah ke Arsenal seharusnya jadi kesempatan baru untuk Havertz, tapi faktanya tidak demikian. Dia masih kesulitan membuktikan kualitasnya, bahkan baru-baru ini fans lebih sering mengkritik.
"Dia pindah ke Arsenal, padahal fans Arsenal tidak menginginkannya. Saat ini pun mereka mengkritik dia. Mereka tidak mau Havertz dalam tim," sambung Robson.
"Mereka tidak mengerti kenapa Arteta memilih gaya main supaya Havertz bisa masuk dalam tim. Saat ini, jelas Havertz kesulitan di Arsenal," tandasnya.
Klasemen Liga Inggris 2023/2024
Sumber: ESPN, Express
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waduh, Romeo Lavia Cedera dan Bakal Absen Agak Lama di Chelsea
Liga Inggris 12 September 2023, 19:20
-
Kabar Baik Chelsea! Cedera Mykhaylo Mudryk Tidak Serius
Liga Inggris 12 September 2023, 17:20
-
Di mana Sekarang? 6 Anak Muda Chelsea yang Diberi Debut Thomas Tuchel
Editorial 12 September 2023, 14:16
-
Fakta: Kai Havertz Gagal di Chelsea, Fans Arsenal Udah Nolak, Eh Kok Masih Direkrut?
Liga Inggris 12 September 2023, 11:45
-
Chelsea Masih Bapuk, Mauricio Pochettino Perlu Diberi Waktu
Liga Inggris 12 September 2023, 10:12
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR