
Bola.net - - Mantan pemain Manchester United, Gary Neville meyakini kegagalan kembali ke Liga Champions musim depan bakal jadi masalah besar untuk MU. Dia cemas MU bisa gagal mendapatkan pemain-pemain incaran mereka karena tidak bisa menawarkan Liga Champions.
Persaingan menuju empat besar Premier League musim ini begitu ketat, MU membutuhkan keajaiban. Mereka berada di peringkat keenam dengan 65 poin dari 36 pertandingan, hanya ada dua laga sisa.
Di peringkat ketiga, ada Tottenham Hotspur dengan 70 poin. Lalu diikuti Chelsea di peringkat keempat dengan 68 poin. Artinya, jika Tottenham dan Chelsea sukses memenangkan dua laga sisa mereka, empat besar sudah pasti dalam genggaman.
Jika MU sungguh gagal bermain di Liga Champions musim depan, Neville cemas MU akan kesulitan mendatangkan pemain. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
MU Kurang Menarik
MU sedang dalam misi pembangunan kembali musim depan. Mereka harus mendatangkan pemain-pemain terbaik untuk mengembalikan kekuatan tim. Sayangnya, membeli pemain-pemain top akan semakin sulit jika MU tidak bermain di Liga Champions musim depan.
"Saya kira ketika pemain-pemain memilih klub baru, mereka tentu menginginkan tim yang kompetitif, ingin meraih trofi dan ingin bermain di Liga Champions," jelas Neville kepada Sky Sports.
"Bagi Ole Gunnar Solskjaer, dia punya tugas besar untuk mengembangkan MU dari posisi sekarang sampai menjuarai Premier League. Jadi, ketika anda memilih antara dua klub yang didasarkan pada besaran gaji, anda mungkin memilih klub lain [yang bermain di Liga Champions]."
Nama Besar
Tidak bermain di Liga Champions bukan berarti MU bakal kehilangan daya pikatnya. Neville mengakui MU masih menarik karena mempunyai nama besar, tetapi tetap saja MU harus mengeluarkan uang lebih besar daripada tim yang menawarkan sepak bola Liga Champions.
"Saya kira yang akan terjadi adalah MU sebagai klub kaya yang punya penghasilan besar, dan mereka akan mengeluarkan lebih banyak uang. Mereka akan mendapatkan pemain sebab MU masih menarik bagi banyak pemain yang ingin bermain untuk klub besar."
"Itu berarti mereka akan mengeluarkan lebih banyak uang untuk mendapatkan pemain yang mereka inginkan," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pjanic Klaim Juve Cuma Tak Beruntung Saat Dikalahkan Ajax
Liga Champions 29 April 2019, 23:27
-
Menurut Pochettino, Mengalahkan Guardiola Butuh Lebih dari Sekedar Taktik
Liga Champions 29 April 2019, 20:19
-
Pochettino: Tim yang Diperkuat Messi Favorit Juara Liga Champions
Liga Champions 29 April 2019, 18:44
-
Wright Sebut Arsenal Cuma Bakal Bikin Malu Pendukungnya Jika Main di UCL
Liga Champions 29 April 2019, 16:58
-
Data dan Fakta Liga Champions: Tottenham vs Ajax Amsterdam
Liga Champions 29 April 2019, 16:02
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR