
Bola.net - Harry Kane mengaku gembira bisa mendapatkan kesempatan bermain di bawah pelatih berpengalaman seperti Jose Mourinho. Dia yakin kemampuannya hanya akan berkembang lebih baik beberapa tahun ke depan.
Kane sebenarnya menjalin hubungan istimewa dengan pelatih sebelumnya, Mauricio Pochettino. Dia mungkin salah satu yang paling menyesali pemecatan Pochettino beberapa waktu lalu.
Biar begitu, Kane mengakui Mourinho telah mengembangkan Spurs. Sejak kedatangan pelatih Portugal ini, mereka bisa memetik empat kemenangan dari lima pertandingan di Premier League.
Spurs sekarang hanya tertinggal tiga poin dari empat besar. Karena itulah kane yakin dengan kemampuan Mourinho.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kesempatan Kane
Kane telah mencetak lima gol dalam enam pertandingan di bawah Mourinho, perkembangan nyata. Dia mengaku ingin menggunakan kesempatan ini untuk belajar sebanyak mungkin.
"Saya berhubungan baik dengan Poch dan saya sangat menghargai dia. Namun, Mourinho punya gayanya sendiri, cara sendiri untuk melakukan sesuatu. Bagi saya, ini soal belajar seperti itu," buka Kane kepada Sky Sports.
"Karier level top saya sebelumnya hanya bersama satu pelatih, jadi bagi saya ini kesempatan bagus untuk mengalami hal-hal baru, melihat bagaimana perbedaan cara kerja pelatih."
"Mourinho merupakan salah satu pelatih level tertinggi dalam sepak bola, jadi saya bakal belajar darinya," imbuhnya.
Dampak Instan
Lebih lanjut, ketika diminta menjelaskan bagaimana tepatnya Mourinho membawa dampak instan, Kane sulit menjawabnya secara spesifik.
"Sulit menjawab itu. Kami gagal meraih hasil positif sebelumnya, karena satu atau lain alasan. Banyak hal yang menyulitkan kami," sambung Kane.
"Setiap kali ada pelatih baru datang, semua pemain siap, ingin bekerja keras, ingin membuat kesan. Sangat penting bahwa pada bulan sibuk ini dan pada Januari nanti kami terus melaju."
"Perkembangan ini tidak hanya dalam periode awal. Kami telah merasa sangat baik. Kami mencetak gol hampir di setiap pertandingan di bawah Mourinho," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reuni Frank Lampard-Jose Mourinho: Tentang Reaksi Fans, Perang Saraf, dan Empat Besar
Liga Inggris 18 Desember 2019, 05:00
-
Harry Kane Jelaskan Dampak Instan Jose Mourinho untuk Kebangkitan Tottenham
Liga Inggris 18 Desember 2019, 00:30
-
Lucas Moura: Saya Nyaris Gabung Manchester United
Liga Inggris 17 Desember 2019, 22:00
-
Ini Perbedaan Kapten dan Pemimpin Versi Jose Mourinho
Liga Inggris 16 Desember 2019, 10:11
-
Hasil Pertandingan Wolverhampton vs Tottenham: Skor 1-2
Liga Inggris 15 Desember 2019, 23:23
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR