Bola.net - - Manajer Liverpool Jurgen Klopp lagi-lagi mengkritik kebijakan UEFA menggela UEFA Nations League dengan mengatakan sepakbola di Eropa tak butuh kompetisi baru karena jadwal yang ada sudah sangat padat.
Sebelumnya Klopp sudah memberikan kritikan keras pada UEFA. Mereka menyebut ini adalah kompetisi paling tak masuk akal di dunia sepakbola.
Kritikan itu dilontarkannya setelah Liverpool berduel lawan Manchester City. Pertandingan itu berlangsung kurang greget dan berakhir imbang 0-0.
Ada indikasi bahwa para pemain di kedua klub kelelahan. Sebab jadwal tanding mereka di level klub sudah padat dan masih ditambah pula dengan jadwal tanding di timnas.
Perbandingan Cabor Lain
Klopp lantas membandingkan apa yang terjadi pada cabang-cabang olahraga lain seperti tinju, American Football dan bola basket. Ditegaskannya, para atlit di cabang olahraga itu tak diforsir untuk terus bermain di sepanjang tahun atau musim dan diberi jatah istirahat yang manusiawi.
"Anda tidak ingin melihat Anthony Joshua berkelahi setiap malam. Itu tidak mungkin. Tidak ada olahraga lain - football di Amerika memiliki istirahat yang nyata dan tepat,” ucapnya seperti dilansir Goal International.
“Bola basket mereka memiliki liga musim panas. Hanya sepakbola. Semua orang menginginkan kompetisi besar di mana Anda bisa terdegradasi, dipromosikan, bermain untuk sesuatu," ketus Klopp.
Performa Terbaik
Klopp lantas mempertanyakan bagaimana pemain diharapkan untuk bisa menampilkan performa terbaiknya ketika mereka harus memainkan begitu banyak pertandingan.
“Pada satu titik kita harus berpikir apakah kita menginginkan opera setiap malam, atau setiap dua bulan sekali?"
“Saya suka kompetisi tetapi pada satu titik seseorang harus mundur dan berpikir mereka adalah pemain, bagaimana kita bisa memastikan mereka tampil bagus?"
“The Nations League adalah ide yang bagus tetapi lakukan di olahraga lain. Dalam sepakbola tidak ada ruang untuk itu. Saya bisa saja memberi tahu mesin kopi saya karena tidak ada yang benar-benar tertarik [pada omongan saya]," ketusnya.
Berita Video
Para pemain Liverpool coba membantu korban tsunami Palu dengan melelang jersey bertanda tangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Kurang Tajam Musim Ini, Begini Dalih Jurgen Klopp
Liga Inggris 20 Oktober 2018, 18:20
-
Kritik UEFA Nations League, Klopp: Apa Mau Lihat Opera Tiap Malam?
Liga Inggris 20 Oktober 2018, 01:28
-
Liverpool Tanpa Keita Saat Tandang ke Kandang Huddersfield
Liga Inggris 19 Oktober 2018, 22:25
-
Klopp Tak Mau Terperangkap Oleh Huddersfield
Liga Inggris 19 Oktober 2018, 21:40
-
Carragher Akui Liverpool Merasa Heran Chelsea Berani Bayar Mahal Torres
Liga Inggris 19 Oktober 2018, 20:17
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR