
Bola.net - - Bek Liverpool Virgil Van Dijk mengatakan timnya hanya tidak beruntung saja saat bertanding melawan Leicester City.
Liverpool sempat membuat start yang bagus saat menjamu Leicester di Anfield, Kamis (31/01) dini hari WIB. Mereka bisa unggul lebih dahulu melalui aksi Sadio Mane.
Akan tetapi setelah itu mereka kesulitan membongkar pertahanan tim asuhan Claude Puel. Justru mereka malah kebobolan di akhir babak pertama.
Gawang mereka dijebol oleh tendangan Harry Maguire yang sebelumnya lolos dari jebakan offside. Pertandingan itu pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Tak Kecewa dan Tak Beruntung
Van Dijk akhirnya angkat bicara soal hasil pertandingan itu. Bek asal Belanda ini mengaku ia tidak terlalu kecewa.
Ia cukup bisa menerima hasil itu karena menganggap Leicester tim yang memang berkualitas. Namun ia juga mengatakan Liverpool saat itu hanya bisa main imbang karena tidak dinaungi Dewi Fortuna saa.
"Kekecewaan bukanlah kata yang tepat," buka Van Dijk pada situs resmi klub.
“Kami memulai dengan luar biasa dengan gol dari Sadio dan kemudian itu adalah pertandingan yang sulit melawan lawan yang bagus," ucapnya.
“Kami tidak perlu melupakan itu juga, mereka hanya tim yang bagus dan kami hanya tidak beruntung kami tidak menang," serunya.
Benahi Pertahanan
Van Dijk kemudian menyoroti proses terjadinya gol tersebut. Ia menganggap timnya harusnya dari awal tak perlu melakukan pelanggaran yang berbuah tendangan bebas, dan berujung gol Maguire tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa koordinasi timnya saat menghalau tendangan bebas itu sedikit agak berantakan. Ia pun berharap masalah ini bisa segera dibenahi.
“Kami terus mendorong, kami dalam posisi unggul, kami mengalami saat-saat berbahaya, dan jelas kami sedang mencari gol yang kedua. Tapi mereka mencetak gol dalam beberapa detik terakhir babak pertama yang agak membuat frustrasi, terutama bagaimana cara kami kebobolan," keluhnya.
“Kami memberikan tendangan bebas yang tidak perlu dan kemudian jelas kami melangkah maju dan itu tidak offside. Itu sedikit berantakan dan sesuatu yang harus kami perhatikan," tegasnya.
Berita video
Wakil Indonesia di Asia Predator League 2019.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Cuma Tidak Beruntung Saat Lawan Leicester
Liga Inggris 31 Januari 2019, 23:26
-
Liverpool Dinilai Sanggup Atasi Tekanan Dalam Perburuan Gelar Juara EPL
Liga Inggris 31 Januari 2019, 22:24
-
Henderson Minta Liverpool Segera Berbenah
Liga Inggris 31 Januari 2019, 20:28
-
Analisa Ferdinand: Liverpool Gugup Hadapi Tekanan
Liga Inggris 31 Januari 2019, 17:02
-
4 Pelajaran Dari Kegagalan Liverpool Raih Poin Penuh Atas Leicester
Liga Inggris 31 Januari 2019, 16:45
LATEST UPDATE
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR