
Bola.net - Arsenal mampu bertengger di puncak klasemen Liga Inggris 2022/2023 sampai saat ini. Kesuksesan itu diraih The Gunners karena mampu menampilkan permainan yang begitu mendominasi dalam pertandingan.
Tidak hanya mendominasi dalam urusan statistik, para pemain Arsenal juga memiliki mental juara. Tercatat, di bawah Mikel Arteta, The Gunners berhasil melakukan comeback fantastis di sejumlah laga musim ini.
Arsenal mampu menjaga jarak dengan pesaing-pesaingnya dan berpeluang meraih gelar Premier League musim ini. Saat ini, Tim Meriam London itu unggul lima poin atas peringkat kedua, Manchester City.
Padahal musim lalu, Bukayo Saka dkk gagal finis di posisi empat besar.
Musim ini, selain penampilan mengejutkan Manchester United dan konsistensi Manchester City, sejumlah klub seperti Liverpool, Tottenham hingga Chelsea mengalami penurunan performa. Ini juga yang menjadi faktor The Gunners tampil mendominasi.
Tetapi jangan lupa Arsenal juga kerap bangkit dari ketertinggalannya pada sejumlah laga Liga Inggris. Lalu apa rahasia mereka mampu berhasil comeback di sejumlah laga penting?
Mental Juara

Mental juara Arsenal terlihat kala menang comeback 3-2 atas Bournemouth. Pada laga itu, Gunners bahkan tertinggal dua gol dari The Cherries hingga di menit-menit akhir.
Arsenal kemudian mencetak membalas tiga kali, termasuk gol kemenangan pada menit ke-97 melalui Reiss Nelson. Ini juga bukan untuk pertama kalinya Arsenal mencetak lebih banyak gol kemenangan setelah menit ke-90 musim ini yang membuat mental juara The Gunners terlihat.
Rahasia Gol Injury Time

Tidak hanya melawan Bournemouth, Arsenal juga mencetak gol kemenangan di menit akhir injury time kala bersua Manchester United dan Aston Villa. Menurut Telegraph Sport, dominasi penguasaan bola yang memungkinkan Arsenal mengalahkan lawan meski sempat tertinggal.
Penguasaan bola ini menyematkan lini belakang dan membuat Arsenal memenangi duel lini tengah. Faktor itu memengaruhi lawan dan membuat The Gunners berpeluang mencetak gol di menit-menit akhir.
Kuat di Babak Kedua
Arsenal terlihat kuat di babak kedua. Mereka memiliki rata-rata 69 persen penguasaan bola dan memainkan 134 operan di sepertiga akhir laga.
Gol-gol yang terlambat mungkin terlihat seperti keberuntungan, tetapi Arsenal terlihat tetap berbahaya sepanjang 90 menit dengan dominasinya.
Sebelum Arsenal, Manchester United saat masih dibesut Alex Ferguson yang sering menciptakan gol-gol di menit akhir untuk memenangi laga.
Klasemen Premier League
Sumber: SportBible
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 13/3/2023
Baca Juga:
- 3 Klub yang Bisa Dituju Lionel Messi Usai PSG Gagal Juara Liga Champions
- 3 Modal Manchester United untuk Kalahkan Southampton
- Jebol Gawang Betis, Marcus Rashford Masuk 3 Besar Top Scorer Eropa
- 5 Fakta Menarik Usai MU Hajar Real Betis di Liga Europa
- Catatan PSG di Liga Champions Sejak Jadi Klub Sultan pada 2011: Sering Kandas di 16 Besar!
- Rapor Buruk Lionel Messi di Liga Champions Setelah Gabung PSG: Selalu Gagal ke Perempat Final
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Siapkan Manuver untuk Bajak Wonderkid Arsenal Ini
Liga Italia 14 Maret 2023, 21:59
-
Pole Position! Arsenal Terdepan Dalam Perburuan Declan Rice
Liga Inggris 14 Maret 2023, 20:59
-
Menuju Juara, 3 Alasan Arsenal Jago Comeback Musim Ini
Liga Inggris 14 Maret 2023, 15:03
-
Antony dan Jadon Sancho Disuruh Belajar dari Leandro Trossard!
Liga Inggris 14 Maret 2023, 12:49
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 8-9 April 2026
Liga Champions 6 April 2026, 15:44
-
Saran Dari Legenda, Ini Dua Nama Gelandang yang Harus Dikejar MU
Liga Inggris 6 April 2026, 13:43
-
Bruno Fernandes Siapkan Penggantinya di Manchester United, Ini Sosoknya!
Liga Inggris 6 April 2026, 13:24
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR