
Bola.net - Gol Fabinho di menit ke-6 terbukti jadi pembeda duel Liverpool vs Manchester City, Minggu (10/11/2019) kemarin. Gol itu mendongkrak kepercayaan diri skuad The Reds sekaligus membuat pemain-pemain Man City tertekan.
Gol tersebut impresif, tapi juga dinilai sebagai kesalahan barisan pertahanan Man City. Mantan bek Manchester United, Gary Neville, meyakini gol itu seharusnya bisa dicegah.
Sepakan Fabinho memang luar biasa, keras dan tepat sasaran dari luar kotak penalti. Namun, Neville berkata sebaliknya. Dia yakin Man City kebobolan karena pemain-pemain kurang berkualitas.
Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Butuh Kiper Top
Proses gol Fabinho terbilang unik, dimulai dari protes handball Trent Alexander-Arnold, Fabinho mencetak gol 22 detik kemudian.
Kala itu, serangan Liverpool terhenti di kotak penalti Man City, tapi Ilkay Gundogan ceroboh membuang bola. Alih-alih melambungkan bola ke depan, dia justru melepas sepakan lemah yang mendorong bola ke depan kotak penalti.
Tanpa ampun, Fabinho menyambutnya dengan tendangan sempurna ke sudut kiri gawang Claudio Bravo - yang menggantikan Ederson Moraes.
Inilah yang disorot Neville. Baginya, sepakan Fabinho tidak terlalu sulit, kiper top pasti mampu menghentikannya. "Kiper top pasti bisa menghentikan bola itu," kata Neville kepada Sky Sports.
Pertahanan Man City
Tudingan Neville bukan tanpa alasan. Dewasa ini, Man City terus bermasalah di wilayah defensif. Mereka kehilangan sejumlah bek tengah karena cedera, dan disusul dengan cedera sang kiper utama.
"Tidak ada gunanya Anda bermain begitu baik tapi tidak bisa bertahan. Tim Man City yang ini tidak bisa bertahan," lanjut Neville.
Terbukti, pada gol kedua Liverpool yang dicetak Mohamed Salah, pertahanan Man City tak berdaya menghadapi umpan silang Andrew Robertson.
"Itu umpan yang luar biasa dari Robertson. Salah bisa memasuki area di antara Angelino dan Fernandinho, lalu menyundul bola," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raheem Sterling Mandul Lawan Liverpool, Ini Penjelasannya
Liga Inggris 11 November 2019, 21:49
-
Roy Keane Akui Bermain di Anfield Melawan Liverpool Itu Berat
Liga Inggris 11 November 2019, 21:23
-
Kompany Bungkam Roy Keane dan Mourinho Terkait Handball Trent
Liga Inggris 11 November 2019, 19:54
-
Fans Liverpool Bakal Suka Apa yang Dikatakan Arsene Wenger Ini
Liga Inggris 11 November 2019, 19:27
-
Jose Mourinho Muak Lihat VAR yang Tidak Konsisten
Liga Inggris 11 November 2019, 18:58
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR