Bola.net - Simon Kjaer jadi subjek yang tidak lepas dari sorotan saat AC Milan menekuk Marseille 2-0 pada laga pramusim, Minggu (31/7) dini hari WIB. Kjaer masuk di menit ke-73 menggantikan Pierre Kalulu.
Kjaer didatangkan ke Milan pada awal musim 2020/2021 dari Sevilla. Usianya sudah kepala tiga kala itu.
Jadi wajar, datangnya Kjaer ini diharapkan dapat menjadi panutan bagi para pemain yang lebih muda di Milan. Tentu juga menjadi contoh bagi para pemain lain cara bertahan.
Namun, hal itu terhenti sejak 1 Desember 2021 silam. Pada laga menghadapi Genoa, Kjaer ditarik keluar pada menit ke-4 karena mengalami cedera.
Cedera Parah

Cedera ligamen lutut yang diperolehnya termasuk sebagai cedera yang cukup parah. Delapan bulan dia harus menepi dari lapangan.
"Saya sangat senang. Delapan bulan yang lalu...itu adalah perjalanan yang sangat panjang," kata dia kepada Milan TV.
"Sempat menyenangkan beberapa bulan pertama, tapi kemudian saya akhirnya bisa kembali bersama tim setelah delapan bulan istirahat."
Kembali ke Ritme Permainan

Kjaer memang sudah sembuh, tetapi ritme permainannya masih perlu waktu untuk kembali ke level semula. Ia berharap hal ini tidak akan memakan waktu terlalu lama.
"Syukurlah, sekarang saya baik-baik saja. Tentu saya merindukan ritme permainan, ketika saya bisa melakukan apa saja di dalam latihan," katanya.
"Sekarang saya hanya perlu bermain lebih sering, mental saya akan jadi jauh lebih fokus."
Bantu Tim

Setelah 242 hari menepi, Kjaer akhirnya bisa tampil menghadapi Marseille. Pemain timnas Denmark ini berharap ia bisa mulai membantu tim lebih sering.
"Yang saya perhatian, para pemain depan melakukan pressing yang luar biasa. Jika mereka terus melakukannya, akan ada keuntungan buat kami para pemain belakang," ujar dia.
"Kami sekarang juga tengah memperbaiki cara bertahan. Kami akan memainkan garis yang tinggi, tetapi kompak. Itu sangat bagus."
Sumber: Milan TV
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hore! De Ketelaere sudah Tiba di Milan, Segera Resmi Jadi Bagian Rossoneri
Liga Italia 1 Agustus 2022, 20:40
-
242 Hari Kemudian, Simon Kjaer Comeback Bersama AC Milan
Liga Italia 1 Agustus 2022, 05:39
-
Man of the Match Marseille vs AC Milan: Junior Messias
Liga Italia 1 Agustus 2022, 01:21
-
Hasil Pramusim: AC Milan Tumbangkan Marseille 2-0
Liga Italia 1 Agustus 2022, 00:57
-
Prediksi Marseille vs AC Milan 31 Juli 2022
Liga Italia 31 Juli 2022, 07:47
LATEST UPDATE
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR