
Bola.net - Legenda sepak bola Brasil Kaka mengungkapkan bahwa sebagian besar momen terbaik, dan juga yang terburuk, dalam karirnya ia dapatkan di AC Milan.
Kaka memulai karir sepak bolanya di klub Sao Paolo. Ia mentas ke tim senior pada tahun 2001.
Dua tahun berselang, ia pindah ke Italia setelah menerima pinangan dari AC Milan. Di klub inilah, Kaka memancarkan sinar kebintangannya.
Ia menjelma menjadi salah satu gelandang serang terbaik di dunia. Enam tahun di San Siro, ia pindah ke Real Madrid, sebelum akhirnya kembali lagi ke San Siro selama setahun sejak tahun 2013.
Setelah Milan, ia pindah ke Orlando City. Pada tahun 2017, Kaka pun memutuska untuk gantung sepatu.
Momen Terbaik
Kaka baru saja menjalani sesi tanya jawab bersama fans dalam akun Instagram FIFA. Di sana ia ditanya soal momen terbaiknya di sepanjang karirnya.
Kaka awalnya mengaku kesulitan untuk menjawabnya. Namun jika harus menjawab, ia pun memilih momen ketika meraih sejumlah penghargaan bersama AC Milan.
"Saya tidak memiliki momen tunggal, tetapi sebagian besar momen terbaik dalam karir saya adalah di Milan: trofi Liga Champions pada 2007, Piala Dunia Klub, Ballon d'Or dan Penghargaan Pemain Terbaik FIFA," jawab Kaka, seperti dilansir Football Italia.
Momen Terburuk
Kemudian ia ditanya tentang momen terburuk di sepanjang karirnya. Ia mengatakan bahwa momen ini terjadi juga saat ia masih di AC Milan.
Momen itu adalah saat AC Milan bermain melawan Liverpool di final Liga Champions di Istanbul. "Istanbul 2005. Saya tak perlu mengatakan lebih dari itu," ucapnya singkat.
Di final tersebut, AC Milan sebenarnya sempat unggul 3-0 atas Liverpool di babak pertama. Akan tetapi di babak kedua, gawang Rossoneri dibobol Steven Gerrard cs tiga kali.
Pertandingan dilanjutkan ke babak extra time dan tak menghasilkan gol. Laga itu pun terpaksa harus ditentukan via adu penalti dan di sini lah AC Milan dipaksa bertekuk oleh Liverpool.
(football italia)
Baca Juga:
- 25 pemain Top dari Generasi Pertama 'Market Value' Oktober 2004
- Kaka, AC Milan, dan Malam yang Indah di Athena
- Pada Suatu Ketika di AC Milan: Skuad Terbaik Tahun 2000-an, Sekarang di Mana Mereka?
- Paul Scholes, Frank Lampard dan Steven Gerrard, Siapa yang Terbaik Menurut Kaka?
- Kaka Bicarakan Kepergian Ronaldo dari Madrid dan Masa Depan Messi di Barca
- Liverpool Musim Ini Hebat Tapi Kaka Yakin Musim Depan The Reds Bakal Melempem
- Kaka Yakin Pemain Sekaliber Messi Tak Akan Kesulitan Main di Premier League
- Main Bareng Pemain Amatir, Kena Nutmeg, Kaka pun Malu
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR