Bola.net - - Pada akhir pekan lalu, Napoli hanya mampu bermain imbang dengan Torino dan membuat peluangnya meraih scudetto semakin menipis. Bagi gelandang Juventus, Miralem Pjanic, hal tersebut terjadi karena kesalahan Il Partenopei sendiri.
Pada giornata ke-34, Napoli berhasil meraih kemenangan atas Juventus dan membuat keduanya hanya terpisah satu poin saja. Namun di laga selanjutnya, Marek Hamsik dkk malah menelan kekalahan telak dari Fiorentina.
Hal tersebut semakin diperparah pada laga akhir pekan lalu. Keduanya terpisah semakin jauh setelah Napoli hanya mampu bermain imbang melawan Torino, sedangkan Juventus sukses meraih poin penuh kala bertemu Bologna.
Dengan begitu, posisi Juventus semakin kokoh di puncak klasemen dan unggul enam poin atas Napoli yang menghuni peringkat kedua. Bagi Pjanic, kegagalan mereka mencuri posisi Bianconeri di puncak adalah kesalahannya sendiri.
"Jika Napoli mengalahkan Milan [di giornata 32], mereka akan memimpin dan semuanya akan bergantung pada mereka. Kami bermain baik untuk bertahan di puncak, dan yakin bahwa kami adalah tim terbaik," ujar mantan pemain AS Roma tersebut kepada Gazzetta dello Sport.
"Hal yang terpenting adalah kami terus meraih trofi. Kami mendapatkan apa yang kami punya di atas lapangan," pungkasnya.
Untuk memastikan gelar juara Serie A musim ini, Juventus hanya membutuhkan satu poin dari laga melawan AS Roma pada akhir pekan nanti. Di sisi lain, Giallorossi juga hanya perlu tambahan satu angka untuk memastikan posisinya di empat besar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Emre Can Ditentukan Setelah Final Liga Champions
Liga Inggris 12 Mei 2018, 20:20
-
Juventus Siap Membajak Perin Dari Genoa
Liga Italia 12 Mei 2018, 15:17
-
Bagi Pjanic, Napoli Gagal Karena Kesalahannya Sendiri
Liga Italia 12 Mei 2018, 11:48
-
Pjanic Ingin Allegri Bertahan Di Juventus
Liga Italia 12 Mei 2018, 11:03
-
Donnarumma Telah Lupakan Rasa Kecewanya
Liga Italia 12 Mei 2018, 10:50
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR