
Bola.net - Samuele Ricci tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah mencetak gol perdana untuk AC Milan. Momen itu seolah menjadi penegas kerja kerasnya sejak bergabung, terlebih ketika pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, turut hadir di pinggir lapangan untuk menyaksikan laga tersebut. Sayangnya, kebahagiaan itu tak sepenuhnya lengkap karena Milan gagal mengamankan kemenangan.
Milan sempat unggul cepat atas Atalanta di New Balance Arena, dan Ricci menjadi tokoh utama lewat gol yang lahir hanya beberapa menit setelah kick-off. Namun, keunggulan itu sirna ketika Ademola Lookman memanfaatkan ruang kosong dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu diantisipasi, membuat laga berakhir imbang 1-1.
Hasil tersebut memperpanjang tren inkonsistensi Rossoneri yang kembali kehilangan poin di Serie A meski memulai pertandingan dengan baik. Ricci mengaku tetap bangga dengan kontribusinya, tetapi juga menyoroti kesalahan yang membuat tim kehilangan momentum.
Ricci: Kami Membuat Terlalu Banyak Kesalahan di Babak Pertama

Setelah pertandingan, Ricci berbicara kepada Milan TV dan mengakui bahwa Milan tampil kurang tajam di babak pertama. “Kami tidak pernah ingin puas. Kami selalu ingin menang, meskipun itu tidak selalu mungkin. Suasana di ruang ganti berbeda dibanding setelah hasil imbang melawan Pisa,” ujarnya.
Ricci menilai Atalanta adalah lawan yang kuat, terutama ketika bermain di kandang sendiri. “Hari ini, kami menghadapi tim yang tangguh di lapangan yang sulit. Kami membuat terlalu banyak kesalahan di babak pertama, tetapi kami tampil lebih baik di babak kedua berkat pemain-pemain yang masuk dari bangku cadangan. Tim ini tetap ada,” lanjutnya.
Meski gol perdananya tak membawa Milan menang, Ricci tetap memandangnya sebagai langkah penting. “Jika seseorang mengatakan hal ini kepada saya beberapa tahun lalu, saya tidak akan percaya. Sayang sekali, gol itu tidak membantu kami menang, tetapi saya bahagia. Saya selalu siap untuk pelatih. Saya melalui masa sulit ketika jarang bermain, tapi saya terus bekerja agar siap. Saya senang dengan apa yang kami lakukan,” katanya dengan senyum lebar.
Gabbia: Kesalahan Teknis Kami Terlalu Banyak

Bek tengah Milan, Matteo Gabbia, bersuara senada. Menurutnya, Milan gagal menunjukkan kualitas sebenarnya di babak pertama karena terlalu banyak kesalahan dasar. “Secara jujur, kami perlu menganalisis pertandingan ini secara menyeluruh. Kami sudah membicarakannya di ruang ganti: di babak pertama, kami bisa tampil lebih baik secara teknis dalam mengembangkan permainan. Jumlah kesalahan teknis kami terlalu tinggi untuk level pemain seperti kami,” ucap Gabbia.
Gabbia menilai Milan tampil lebih solid setelah jeda. “Babak kedua lebih baik. Kami membangun serangan dengan lebih terstruktur. Tim ini bersatu dalam dua fase permainan, dan kami juga harus memberi kredit kepada lawan. Perjalanan kami harus terus berlanjut. Hasil ini memang tidak membuat kami puas, karena kami punya standar tinggi terhadap diri sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Milan memiliki potensi besar untuk bangkit. “Kami akan melakukan segalanya untuk memperbaiki diri dan kembali ke jalur kemenangan. Tim ini punya potensi besar, baik dari pemain maupun staf. Justru karena itu kami sangat bersemangat untuk tampil lebih baik. Tentu, kami tidak bisa menang di setiap laga, tetapi kami harus selalu memberikan 100 persen,” kata Gabbia.
Meski meninggalkan rasa pahit, hasil imbang di Bergamo menjadi cermin bagi Milan bahwa kesalahan kecil bisa berakibat besar. “Kami perlu memulihkan diri, memperbaiki diri, dan bekerja dengan tenang serta penuh semangat agar bisa menjalani musim yang hebat. Hasil imbang ini memang mengecewakan, tetapi juga memberi kami peluang besar untuk berkembang,” tutupnya.
Sumber: Milan TV, DAZN, Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Tersandung karena Terlalu Banyak Kesalahan
Liga Italia 29 Oktober 2025, 11:53
-
AC Milan Tampil di Bawah Standar, Terutama dalam Hal Teknis, ketika Ditahan Atalanta
Liga Italia 29 Oktober 2025, 11:46
-
Kabar Buruk Buat Milanisti! Leao dan Gimenez Tumbang, Allegri Jelaskan Kondisinya
Liga Italia 29 Oktober 2025, 08:27
LATEST UPDATE
-
Menang di FA Cup: Manchester City Ukir Sejarah Baru dan Patahkan Catatan Lama Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 04:45
-
Cristiano Ronaldo Bisa Terus Bermain Selama yang Dia Mau!
Piala Dunia 15 Februari 2026, 04:15
-
Wah! Kalah Telak dari Atletico Buat Pemain Barcelona Ragukan Taktik Hansi Flick
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 04:00
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 15 Februari 2026
Voli 15 Februari 2026, 04:00
-
Matheus Cunha Soal Challenge Potong Rambut Fans Man United: Tidak Peduli!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 03:30
-
Catat Tonggak Bersejarah: Harry Kane Tembus 500 Gol Karier!
Bundesliga 15 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Napoli vs Roma 16 Februari 2026
Liga Italia 15 Februari 2026, 02:45
-
Hasil Al Fateh vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Balik Jadi Starter dan Langsung Cetak Gol!
Asia 15 Februari 2026, 02:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00




















KOMENTAR