
Bola.net - Antonio Conte mengungkapkan rahasia menjaga kewarasan di tengah ketatnya persaingan Serie A. Pelatih Napoli ini mengaku akan selalu mengambil waktu libur di masa depan.
Kebiasaan ini ia terapkan untuk memberikan ruang bernapas bagi dirinya dan staf pelatih. Tekanan tinggi dalam memburu gelar juara membutuhkan manajemen stres yang baik.
Pernyataan ini keluar usai Napoli sukses mengamankan kemenangan penting melawan AS Roma, Senin (1/12/2025) dini hari. Conte merasa perlu ada keseimbangan antara kerja keras dan istirahat.
Hal ini menjadi sorotan menarik mengingat reputasi Conte sebagai pelatih yang sangat obsesif. Ternyata, ia punya cara tersendiri untuk meredakan ketegangan kompetisi.
Mengadopsi Budaya Inggris

Conte menjelaskan bahwa kebiasaan mengambil cuti singkat ini ia pelajari saat berkarier di Inggris. Klub-klub Premier League memberikan keleluasaan tersebut tanpa perlu diminta.
Ia merasa metode ini sangat efektif mengingat jadwal padat yang harus dijalani tim. Tradisi ini akan terus ia bawa ke manapun ia melatih di masa depan.
"Tidak aneh selama jeda internasional di Inggris untuk mengambil waktu libur, mereka memberikannya kepada saya tanpa saya minta saat di Chelsea dan Tottenham," ungkap Conte.
"Saya memiliki staf yang hebat, jadi seperti yang saya lakukan di Inggris, saya pikir saya akan selalu melakukan itu di masa depan," lanjutnya.
Profesi Paling Tidak Disarankan

Di balik kesuksesannya, Conte tidak menampik beratnya beban menjadi seorang juru taktik. Ia bahkan melontarkan candaan sarkas mengenai profesi yang ia geluti saat ini.
Menurutnya, menjadi pelatih sepak bola bukanlah pekerjaan yang menyenangkan untuk semua orang. Tekanan untuk mempersiapkan laga setiap tiga hari sangat menguras energi.
"Saya sejujurnya tidak akan merekomendasikan ini kepada teman, untuk masuk ke bidang pekerjaan ini," canda Conte.
"Saya mungkin menyarankannya kepada musuh... Jadi saya akan menggambarkannya sebagai profesi yang paling tidak disarankan di dunia!" serunya sembari tertawa.
Pembuktian di Markas Lawan

Meski mengeluhkan beratnya pekerjaan, Conte tetap menunjukkan kelasnya di lapangan. Napoli tampil dengan otoritas tinggi saat bertandang ke markas Serigala Ibu Kota.
David Neres dan kawan-kawan mampu menerjemahkan instruksi pelatih dengan sempurna. Mereka tidak gentar meski menghadapi tim yang sedang dalam tren positif.
"Datang ke Stadio Olimpico dan bermain dengan otoritas seperti yang kami lakukan, menekan ke depan secara konstan, itu tidak mudah," tegas Conte.
"Saya senang, karena saya melihat performa penuh karakter dari para pemain, kami menatap mata mereka sejak awal," puji sang pelatih.
Pesan untuk Diri Sendiri
Kemenangan atas Roma, Atalanta, dan Qarabag menjadi bukti konsistensi Napoli. Rangkaian hasil positif ini menjadi suntikan moral yang sangat besar.
Conte menyebut hasil-hasil ini sebagai pesan penting bagi internal tim mereka. Keyakinan diri skuad Napoli kini sedang berada di level tertinggi jelang laga besar berikutnya.
"Kami mengalahkan tim kuat Atalanta, lalu Qarabag yang merupakan kejutan di Liga Champions, sementara hari ini kami meraih kemenangan meyakinkan di kandang Roma," analisis Conte.
"Itu adalah pesan untuk diri kami sendiri juga, untuk mengetahui bahwa kami bisa melakukannya jika kami berusaha," pungkasnya.
Klasemen Liga Italia
Berikut klasemen sementara Liga Italia 2025-2026:
BACA INI JUGA BOLANETERS!
- 8 Pelatih yang Pernah Tangani Inter Milan dan AC Milan
- Derby della Madonnina: 5 Legenda yang Pernah Membela Inter Milan dan AC Milan
- 6 Kandidat Pengganti Igor Tudor di Juventus: Ada Eks Inter Milan
- 6 Bintang Serie A 2025/2026 yang Bikin Publik Terkagum-kagum
- 10 Transfer Termahal Dalam Sejarah AC Milan: Dari Era Rui Costa Hingga Generasi Rafael Leao
- 5 Wajah Baru yang Bisa Mengguncang Serie A, Modric dan De Bruyne Wajib Diwaspadai!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unik, Antonio Conte Selalu Ambil Cuti di Tengah Musim Demi Kesehatan Mental
Liga Italia 1 Desember 2025, 09:30
-
Roma vs Napoli: Taktik Darurat Conte, Peran McTominay, dan 3 Poin dari Olimpico
Liga Italia 1 Desember 2025, 09:15
-
Data Fakta Napoli vs Qarabag: Rekor Kandang Mengerikan Conte Bikin Lawan Gemetar
Liga Champions 25 November 2025, 15:13
-
Rahasia Transformasi Politano: Ada Peran Vital Antonio Conte, Seperti Apa?
Liga Italia 20 November 2025, 14:39
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Alami Kecelakaan di Sirkuit Aspar saat Latihan Jelang MotoGP 2026
Otomotif 24 Januari 2026, 12:56
-
Pergeseran Taktik dan Budaya: Cara Alvaro Arbeloa Menyatukan Real Madrid
Liga Spanyol 24 Januari 2026, 12:54
-
Arsenal vs Manchester United: Meriam London Superior, Setan Merah Terancam
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:44
-
Tempat Menonton Malut United vs Persik Kediri: Apakah Disiarkan TV Nasional?
Bola Indonesia 24 Januari 2026, 12:15
-
Baru Cetak 9 Gol dari 27 Laga, Gyokeres Flop di Arsenal? Ini Kata Arteta
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:11
-
Man City vs Wolves: Menanti Debut Marc Guehi, Obat Pusing Guardiola
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:02
-
Michael Carrick Puji Kualitas Kobbie Mainoo Jelang Ujian Berat Kontra Arsenal
Liga Inggris 24 Januari 2026, 11:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




















KOMENTAR