
Bola.net - Zlatan Ibrahimovic terus melebihi ekspektasi dengan performanya di lapangan. Sekarang Ibra sudah berusia 40 tahun, tapi masih terus mencetak gol untuk AC Milan.
Memang Ibra tidak selalu bermain, sesekali juga diserang cedera yang memaksanya absen. Meski begitu, dia kerap kali bisa diandalkan ketika akhirnya mendapatkan kesempatan bermain.
Untuk pemain usia 40 tahun, tampil dan mencetak gol di Serie A tentu jadi catatan istimewa. Ini bukti bahwa Ibrahimovic masih bisa bermain di level tertinggi.
Performa apik Ibra juga memancing perhatian kompatriotnya di Swedia, Jacob Johansson. Apa katanya?
Seharusnya gak mungkin!
Seharusnya fisik Ibra sudah melewati level terbaiknya sejak bertahun-tahun lalu. Ibra yang sekarang mungkin tidak setangguh Ibra 10-12 tahun lalu.
Kendati demikian, Johansson melihat bahwa Ibra masih bisa jadi pembeda dalam pertandingan. Gol Ibra masih bisa jadi penentu kemenangan tim.
"Kualitas Zlatan bicara dengan sendirinya, dia tidak perlu dikenalkan. Dia telah jadi superstar selama dua dekade dan sungguh impresif dia masih sebagus ini," ujar Johansson di FIFA.com.
"Seharusnya tidak mungkin [Ibra sebagus sekarang]. Dia bertarung melawan cedera baru-baru ini, tapi kita semua tahu Zlatan. Segalanya jadi mungkin ketika dia berada di lapangan."
Bantu Milan juara
Musim ini Ibra cukup kesulitan dengan cedera. Dia telah melewatkan total 15 pertandingan untuk tim.
Meski tidak bermain, entah karena cedera atau karena memang harus absen, minimal Ibra bisa mendongkrak mentalitas ruang ganti Milan. Pengalaman dan mental juara Ibra tidak tergantikan.
Terbukti, dia sudah mencetak 8 gol dari 21 penampilan, tidak buruk untuk pemain 40 tahun. Awal Maret ini, Ibra juga kembali merumput setelah menepi sekitar dua bulan.
Kini Milan akan memasuki bulan-bulan penting menuju Scudetto. Seharusnya tenaga dan ketangguhan mental Ibra bisa jadi penentu.
Klasemen Liga Italia
Sumber: FIFA, Goal
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- AC Milan Siap Bersaing Melawan City Dalam Perburuan Youngster Monaco
- Kontroversi! Ditahan Imbang Inter Milan, Torino Harusnya Dapat Penalti?
- Hasil dan Klasemen Liga Italia: Inter Gagal Menang, AC Milan Kokoh di Puncak
- 5 Pelajaran Torino vs Inter Milan: Lupakan AC Milan, Fokus Hindari Juventus Saja
- Inter Milan 1-1 Torino: Gak Niat Scudetto, Andai Conte yang Megang...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zlatan Ibrahimovic Usia 40 Tahun Masih Sebagus Ini, Harusnya Gak Mungkin!
Liga Italia 15 Maret 2022, 04:30
-
Kontroversi Wasit di Laga Torino vs Inter Milan Bikin AC Milan Keki Berat
Liga Italia 15 Maret 2022, 01:37
-
AC Milan Siap Bersaing Melawan City Dalam Perburuan Youngster Monaco
Liga Italia 14 Maret 2022, 17:28
-
Bagi Florenzi, Semua Laga Tersisa Musim Ini Bagi AC Milan Adalah Final
Liga Italia 13 Maret 2022, 20:06
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR