Bola.net - - Chief Bayern Munchen Uli Hoeness mengklaim alasan sebenarnya Carlo Ancelotti dipecat adalah karena ulah para Asistennya yang suka membuat kegaduhan di klub tersebut.
Ancelotti ditunjuk untuk menukangi Bayern sejak musim panas 2016. Di musim perdananya, ia berhasil membuat klub Bavaria itu jadi juara Bundesliga.
Akan tetapi, setelah semusim, dewan klub memutuskan untuk mendepak pelatih kawakan asal Italia tersebut. Keputusan itu diambil karena Thomas Muller dan kawan-kawan mendapatkan serangkaian hasil tidak maksimal dan adanya ketidakharmonisn di ruang ganti pemain.
Hoeness akhirnya angkat bicara tentang penyebab dipecatnya mantan pelatih Real Madrid dan PSG tersebut. Ia menyebut Ancelotti terkena imbas dari para Asistennya yang membuat keruh suasana klub.
Para Asisten itu adalah pelatih kebugaran Giovanni Mauri, putra Ancelotti sendiri yakni Francesco, Asisten Pelatih Davide Ancelotti (juga anak Ancelotti) dan ahli nutrisi, Mino Fulco, yang merupakan menantu Ancelotti.
Uli Hoeness
"Para Asisten Ancelotti tidak cocok di klub ini. Dengan Carlo, tidak masalah, semuanya baik-baik saja dengan dirinya, tapi setiap hari terjadi pertengkaran antara para fisioterapis, para dokter dan pelatih kebugaran Ancelotti," bebernya pada Bild.
"Di lingkungan seperti itu, Anda tidak bisa mengatasi masalah. Misalnya, mereka bahkan memperdebatkan siapa yang duduk di bangku cadangan. Ini menjadi hal yang lebih penting daripada permainan itu sendiri," ketusnya.
"Semua ini tidak baik bagi tim sepakbola dalam jangka panjang. Sekarang dengan Jupp Heynckes yang bertanggung jawab, semua karyawan - para fisioterapis, tukang pijat - mereka bisa bergaul dengan lancar. Ada suasana hati yang sama sekali berbeda sekarang," tegas Uli.
Setelah memecat Ancelotti, Bayern menunjuk Heynckes jadi pelatih baru. Kini klub tersebut berada di puncak klasemen Bundesliga dengan meraih 29 poin dari 13 pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barisan Asisten Jadi Biang Kerok Dipecatnya Ancelotti dari Bayern
Liga Eropa Lain 26 November 2017, 21:14
-
Dortmund dan Mimpi Buruk di Signal Induna Park
Liga Eropa Lain 26 November 2017, 09:04
-
Heynckes Bisa Bertahan Lebih Lama di Bayern Munchen
Liga Eropa Lain 25 November 2017, 16:20
-
Semangat Baru Bayern Munchen setelah Heynckes Gantikan Ancelotti
Liga Eropa Lain 25 November 2017, 13:00
-
Robben Perpanjang Daftar Cedera Bayern Munchen
Liga Eropa Lain 24 November 2017, 07:30
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR