
Bola.net - Jose Mourinho kembali mencuri perhatian, kali ini dengan aksi kontroversial usai Fenerbahce tersingkir dari Piala Turki. Dalam pertandingan panas pada Rabu malam, Fenerbahce harus mengakui keunggulan Galatasaray dengan skor 1-2.
Dua gol dari Victor Osimhen membawa Galatasaray unggul di babak pertama, lalu Sebastian Szymanski memperkecil ketertinggalan bagi Fenerbahce menjelang turun minum. Ketegangan semakin memuncak ketika Mert Hakan Yandas dari Fenerbahce mendapat kartu merah, diikuti oleh Kerem Demirbay dan Baris Alper Yilmaz dari Galatasaray.
Tak hanya pemain, asisten pelatih Fenerbahce, Salvatore Foti, juga diusir dari lapangan. Namun, drama belum berakhir begitu saja.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika Mourinho melancarakan jurus 'penjepit hidung' ke pelatih Galatasaray, Okan Buruk.
Aksi Mourinho yang Mengundang Kontroversi
💥 Jose Mourinho'dan Okan Buruk'a fiziksel müdahale! #FBvGS pic.twitter.com/6bqDZRj2CM
— A Spor (@aspor) April 2, 2025
Setelah peluit akhir dibunyikan, Mourinho terlihat menyentuh wajah pelatih Galatasaray, Okan Buruk, saat yang bersangkutan berjalan menuju lapangan. Buruk kemudian terjatuh, sementara Mourinho segera ditarik oleh Cihan Mert Cengiz, anggota staf kebugaran Fenerbahce.
Tindakan tersebut berujung pada kartu merah bagi Mourinho, yang membuatnya tidak bisa menghadiri konferensi pers pasca-pertandingan. Insiden ini menambah catatan kontroversi dalam perjalanan Mourinho di Turki.
Ketika dimintai komentar, Buruk merespons dengan santai. "Tidak ada yang terjadi antara saya dan dia. Saat saya hendak memberi selamat kepada wasit, dia berjalan pergi, lalu dari belakang dia menjepit hidung saya," ungkapnya, seperti dikutip Metro.
Okan Buruk Tak Mau Membesar-besarkan
SALDIRMAYACAK, HAZMEDECEKSİNİZ! 🤫 pic.twitter.com/kCjWSdxJG2
— Galatasaray SK (@GalatasaraySK) April 2, 2025
Buruk mengakui bahwa insiden itu bukan sesuatu yang menyenangkan. "Itu hanya goresan kecil. Ini bukan hal yang bagus atau elegan. Kami selalu ingin tetap fokus pada pertandingan. Saya tidak akan membesar-besarkan ini," tambahnya.
Pelatih Galatasaray itu juga menyayangkan bahwa momen jabat tangan sebelum dan sesudah laga tidak terjadi. "Kami seharusnya berjabat tangan sebelum dan setelah pertandingan. Itu tidak terjadi. Namun, ini bukan masalah besar. Saya tidak akan membesar-besarkannya."
Setelah pertandingan, akun resmi Galatasaray membagikan foto Mourinho dan Buruk dengan pesan menohok: "Anda tidak akan menyerang, Anda akan mencerna."
Pukulan bagi Ambisi Mourinho

Fenerbahce kini masih tertinggal enam poin dari Galatasaray di puncak klasemen Super Lig Turki meskipun memiliki satu laga lebih banyak untuk dimainkan. Namun, kegagalan di Piala Turki semakin memperkecil peluang Mourinho meraih trofi pada musim pertamanya di klub.
Sebelumnya, harapan Mourinho di pentas Eropa juga pupus setelah Fenerbahce tersingkir dari Liga Europa oleh Rangers bulan lalu. Kini, satu-satunya harapan tersisa adalah menyalip Galatasaray di liga domestik.
Dengan tensi yang terus meningkat dan tekanan semakin besar, apakah Mourinho mampu membalikkan keadaan? Atau insiden ini justru menjadi awal dari ketegangan lain yang lebih besar di Turki?
Sumber: Metro
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ferran Torres, Kepercayaan diri Barcelona, dan Final El Clasico yang Membakar Semangat
- Barcelona dan Mimpi yang Diperbolehkan
- Dua Raksasa, Satu Takhta: Final Copa del Rey, El Clasico Real Madrid vs Barcelona
- Rapor Pemain Liverpool di Derby Merseyside Kontra Everton: 2 Bek Dapat Rating 8
- Rapor Pemain Man City saat Tundukkan Leicester: Dias Tangguh di Belakang, Grealish Buka Jalan Kemenangan
- Rapor Pemain Inter Milan di Derby Kontra AC Milan: Nyaris Tak Ada yang Istimewa
- Rapor Pemain Milan di Derby Melawan Inter: Beberapa Tampil Mengecewakan
- Rapor Pemain Barcelona saat Singkirkan Atletico Madrid di Semifinal Copa del Rey: Semua Lini Solid!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raphael Varane Ungkap Pernah Disebut 'Tidak Berguna' oleh Jose Mourinho
Liga Spanyol 29 Maret 2025, 16:15
-
Raphael Varane Pernah Disebut Tak Berguna oleh Jose Mourinho
Liga Spanyol 27 Maret 2025, 13:56
-
Jose Mourinho: Fenerbahce Layak Menang Meski Disingkirkan Rangers
Liga Eropa UEFA 14 Maret 2025, 12:15
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Girona vs Barcelona, Ofisial VAR Dijatuhi Hukuman Berat
Liga Spanyol 18 Februari 2026, 16:16
-
Diincar MU, Ivan Toney Buka Kans Kembali ke Inggris?
Liga Inggris 18 Februari 2026, 16:03
-
Ketika MU Ingin Potong Gajinya, Klub Arab Saudi Goda Harry Maguire dengan Gaji Selangit!
Liga Inggris 18 Februari 2026, 15:33
-
Cari Gelandang Baru, MU Pantau Pemain Championship Ini
Liga Inggris 18 Februari 2026, 15:04
-
Arsenal Masih Hidup di 4 Kompetisi, Arteta: Bukan Arogan, Tapi Kami Sangat Siap!
Liga Inggris 18 Februari 2026, 14:07
-
Kurang 10 Hari Lagi: KapanLagi Buka Bareng Festival 2026 Siap Mewarnai Ramadan Kamu!
Lain Lain 18 Februari 2026, 13:39
-
Insiden Rasisme dalam Laga Benfica vs Madrid: Vinicius Junior Jadi Korban
Liga Champions 18 Februari 2026, 13:32
-
Allegri Sebut Inter Milan Favorit Scudetto, AC Milan Kibarkan Bendera Putih?
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR