
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengaku sangat kagum pada performa mentereng Marc Marquez di MotoGP Austin, Minggu (10/4/2022), meski ridernya itu gagal meraih kemenangan. Dalam kolom Track Report di situs resmi Honda Racing, Puig melemparkan pujian bertubi-tubi pada Marquez.
Dalam balapan di Circuit of The Americas (COTA) itu, Marquez sejatinya start kesembilan. Namun, selepas start, ia mengalami kendala teknis yang bikin RC213V miliknya kehilangan tenaga. Hal ini pun membuatnya melaju di posisi terbuncit. Namun, ia punya ritme yang sangat baik hingga mampu mengejar.
Marquez mengaku motornya mulai kembali bekerja dengan baik setelah melewati Tikungan 1 pada lap pembuka, dan sejak itu ia mampu menyalip para rivalnya, sampai akhirnya secara heroik finis keenam. Puig pun sangat terkesan, apalagi mengingat Marquez sempat dirundung diplopia selama tiga pekan.
Jadi Rider Tercepat di COTA

Puig juga menyatakan para insinyur dan teknisi Honda Racing Corporation (HRC) segera melakukan investigasi soal apa yang terjadi pada motor Marquez saat start. Sang delapan kali juara dunia mengaku sempat menduga masalahnya berakar pada pit limiter, namun setelah ia cek sendiri, ternyata dugaannya salah.
"Jujur saja, Marc menjalani balapan yang sangat mengesankan. Ia mengalami masalah teknis saat start, yang sangat disayangkan. HRC pun tengah menginvestigasi apa yang terjadi, apa kendalanya, dan apa solusinya. Namun, meski mengalami situasi itu, Marc mampu menghadapinya," tutur Puig.
"Marc menunjukkan ritme yang sesungguhnya. Setelah jadi rider terbuncit gara-gara kendala itu, dan sangat jauh di belakang dari kelompok rider lain, tertinggal lebih dari enam detik, ia mampu menunjukkan bahwa ia rider tercepat di COTA. Semua orang melihatnya dan ia menyajikan performa mengagumkan," lanjutnya.
Sebut Level Marc Marquez Masih Sama

Eks pembalap GP500 ini juga sangat senang Marquez bisa langsung menunjukkan performa yang sangat gemilang meski sempat absen dua balapan akibat penglihatan ganda pada mata kanannya usai kecelakaan hebat di Mandalika. Bagi Puig, kekuatan mental adalah pembeda Marquez dengan rider MotoGP lainnya.
"Marc tak bisa balapan di Indonesia, juga tak bisa di Argentina. Jadi, kami sangat senang ia bisa balapan di Texas usai kecelakaannya dalam sesi pemanasan di Mandalika. Ia mampu menunjukkan levelnya, yang masih sama seperti biasanya. Ia adalah rider yang selangkah di depan pembalap-pembalap lainnya," tutupnya.
Marquez kini duduk di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 21 poin, tertinggal 2 poin dari sang tandem, Pol Espargaro, di peringkat 11. Ia akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 22-24 April 2022. Sebagai catatan, Marquez belum pernah menang di trek ini.
Sumber: Track Report Honda Racing
Baca Juga:
- Terkesima, Fabio Quartararo Yakin Marc Marquez Kandidat Juara MotoGP 2022
- Fantastis di Austin, Marc Marquez Ngaku Masih Dihantui Insiden Mandalika
- Setia pada Ducati, Jack Miller Siap Dikembalikan ke Pramac di MotoGP 2023
- Pimpin 15 Lap, Finis Ketiga: Pahit-Manis Jack Miller di MotoGP Austin
- Marc Marquez Kembali Pede Usai Tampil Heroik di MotoGP Austin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alberto Puig: Marc Marquez Selalu Selangkah di Depan Pembalap Lain
Otomotif 13 April 2022, 10:05
-
Terkesima, Fabio Quartararo Yakin Marc Marquez Kandidat Juara MotoGP 2022
Otomotif 12 April 2022, 16:15
-
Fantastis di Austin, Marc Marquez Ngaku Masih Dihantui Insiden Mandalika
Otomotif 12 April 2022, 15:18
-
Marc Marquez Kembali Pede Usai Tampil Heroik di MotoGP Austin
Otomotif 12 April 2022, 11:19
-
Marc Marquez: Andai Saya Vakum Semusim, Diplopia Tetap Bisa Kambuh
Otomotif 8 April 2022, 10:58
LATEST UPDATE
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Real Madrid vs Bayern Munchen?
Liga Champions 7 April 2026, 18:26
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
-
Resmi Bertahan, Harry Maguire Teken Kontrak Baru di Manchester United
Liga Inggris 7 April 2026, 17:42
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Real Madrid vs Bayern Munchen
Liga Champions 7 April 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR