
Bola.net - Manajer Tim Pramac Racing, Francesco Guidotti, menyatakan pihaknya bakal menanggung beban besar jika Jorge Lorenzo ingin kembali balapan dan membela timnya di MotoGP 2021. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan GPOne.
Nama Lorenzo sempat dikaitkan dengan Pramac pada pertengahan 2019, saat ia masih membela Repsol Honda dan dikabarkan mencari jalan kembali ke Ducati. Meski begitu, pintunya ditutup oleh pemilik tim, Paolo Campinoti, yang bersikeras mempertahankan Jack Miller.
Tahun depan, satu kursi Pramac pun dipastikan kosong, karena Miller bakal pindah ke Ducati Team. Guidotti mengaku belum punya kandidat pengganti, namun ketika ditanya soal kemungkinan Lorenzo menginginkan kursi kosong tersebut, Guidotti mengaku keberatan.
Pramac Racing Tak Punya 'Standar' Jorge Lorenzo
"Saya tak pernah bekerja dengan Jorge, tapi saya lihat ia jauh dari spirit tim kami. Ia sosok yang sangat profesional, dan ingin segala hal di sekelilingnya sempurna. Ia sangat fokus pada hasil dan hanya punya sedikit ruang untuk 'perasaan', sementara kami balapan dengan hati," ujar Guidotti.
Pria asal Italia ini juga meyakini, tak tepat jika Lorenzo mengincar tempat di sebuah tim satelit, mengingat ia merupakan lima kali juara dunia, dan diketahui punya standar tinggi demi ikut memperebutkan gelar dunia.
"Kami tim yang juga profesional, tapi Jorge lima kali juara dunia. Ia menuntut standar tertentu yang hanya bisa ia temukan di tim pabrikan, yakni satu-satunya tempat di mana ia bisa juara. Ini bukan soal profesionalisme atau organisasi, tapi soal teknis," ungkapnya.
Masih Simpan Asa pada Alex Marquez

Guidotti pun tetap menginginkan rider muda, sesuai tugas Pramac sebagai tim junior Ducati. Ada beberapa kandidat dari Moto2, namun ia tak memungkiri masih menyimpan asa pada Alex Marquez, rider Repsol Honda, yang uniknya pernah berdiskusi dengan Pramac pada awal 2019 lalu.
"Kami sudah mulai melakukan beberapa kontak untuk musim 2021, dan Alex sudah memanfaatkan peluang naik ke MotoGP bersama Honda. Tapi ia punya kontrak satu tahun saja, tanpa opsi lanjutan, dan kami diberi janji untuk kembali bicara tahun ini, walau belum ada kesempatan," tutup Guidotti.
Pebalap Moto2 yang masuk dalam kandidat pebalap Pramac di antaranya adalah Jorge Martin (Red Bull KTM Ajo), Lorenzo Baldassarri (Flexbox HP 40), Enea Bastianini (Italtrans Racing), dan Jorge Navarro (Speed Up Racing).
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
- 'Alotnya Negosiasi Rossi-Petronas Bukan Karena Uang atau Motor'
- Alex Marquez: Saya Jadi Juara Dunia Berkat Pelajari Masa Kelam
- Danilo Petrucci Kecewa Ducati Gaet Jack Miller Sebelum Balapan
- Jack Miller Bangga Jadi Andalan Ducati Lawan Rider Muda Lain
- Terancam Terdepak dari MotoGP, Petrucci Dapat Tawaran ke Reli Dakar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beban Besar Naungi Jorge Lorenzo, Pramac Masih Harapkan Alex Marquez
Otomotif 28 Mei 2020, 15:37
-
Banyak Belajar, Quartararo Sebut Gaya Lorenzo Paling Alami untuk Yamaha
Otomotif 27 Mei 2020, 13:17
-
Jorge Lorenzo: Tanpa Cedera, Saya Mungkin Masih Balapan
Otomotif 20 Mei 2020, 10:40
LATEST UPDATE
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
7 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
Otomotif 7 Juli 2026, 19:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR