Bola.net - Direktur Motorsport KTM, Pit Bierer, mengaku ingin Johann Zarco merenung soal kesulitannya beradaptasi dengan RC16 dan rusaknya kerja sama mereka di MotoGP musim ini. Hal ini disampaikan kepada Motorsport Magazine di Motorland Aragon, Spanyol, akhir pekan lalu, balapan pertama di mana KTM tak lagi menurunkan Zarco.
Zarco yang sejatinya memiliki kontrak dua tahun dengan KTM, meminta kontraknya dihentikan pada akhir musim nanti, namun KTM akhirnya memutuskan untuk berhenti menurunkan Zarco sejak Aragon dan menggantikannya dengan sang test rider Mika Kallio, yang akan mengkaji perangkat baru lebih jauh.
Bierer mengaku menyayangkan mentalitas Zarco yang ia sebut tak mampu melihat hal-hal positif dalam proses adaptasinya, dan sikap ini berimbas kepada para pekerja lainnya yang jadi ikut-ikutan sulit mencari semangat untuk mengerjakan proyek pengembangan RC16.
Suram Sejak Zarco Pisah dengan Manajer
"Johann akan pulang dan merenungkan apa yang telah terjadi: di mana yang salah? Menurut saya, peristiwa besar sudah terjadi saat ia berpisah dengan Laurent Fellon (manajer pribadinya sejak anak-anak), karena Laurent adalah orang yang bisa mengaturnya secara mental," ungkap Bierer.
"Jadi kami tak beruntung menggaet Johann pada waktu yang tak tepat, saat ia ingin jadi orang dewasa dan mengatur hidupnya sendiri dan berpisah dengan koneksi lamanya. Saya rasa beberapa koneksi itu justru sangat penting untuk membantunya tetap berada di jalur yang benar. Semua kisah ini akan membuatnya lebih kuat," lanjutnya.
Zarco sendiri masih akan terikat kontrak dengan KTM sampai 31 Desember mendatang, namun Beirer telah menegaskan pihaknya akan mengizinkan rider Prancis tersebut untuk menerima tawaran apa pun dari tim lain bahkan sebelum masa kontraknya habis.
Dapat Dukungan dari KTM
"Johann masih ada di bawah kontrak dengan kami dan kami tetap membayarnya, tapi jika ia ingin untuk balapan dan uji coba dengan motor lain, bahkan jika harus melawan kami, ia bisa melakukannya dengan dukungan penuh dari saya," ungkap pria Jerman yang juga eks rider motocross ini.
Meski begitu, hingga kini KTM belum menentukan siapa yang akan jadi pengganti Zarco musim depan, walau Beirer mengaku sudah sempat merayu test rider-nya yang lain, Dani Pedrosa.
"Kami bertanya kepada Dani dan ia berkata tidak. Tapi kami senang atas hal ini, karena kami membutuhkannya untuk peran test rider, yang telah ia jalani lebih baik dari harapan saya," pungkas Beirer, yang dijadwalkan kembali hadir dalam MotoGP Thailand, 4-6 Oktober nanti.
Sumber: Motorsport Magazine
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Biarkan Zarco Merenung, KTM Beri Izin Balapan dengan Motor Lain
Otomotif 26 September 2019, 10:50
-
Bos KTM Sudah Kapok Gaet Pebalap Yamaha di MotoGP
Otomotif 25 September 2019, 11:18
-
Siapa Saja yang Layak Gantikan Johann Zarco di KTM 2020?
Otomotif 20 September 2019, 14:00
-
Cal Crutchlow: Jangan Lupa, Johann Zarco Itu Juara Dunia!
Otomotif 20 September 2019, 13:10
-
Tak Kecewa Didepak, Johann Zarco Maklumi Keputusan KTM
Otomotif 20 September 2019, 09:05
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR