
Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Valentino Rossi atas prestasinya yang mentereng sekaligus kontribusinya dalam membuat MotoGP menjadi ajang olahraga yang sangat populer di dunia. Hal ini Ezpeleta sampaikan via MotoGP.com, Senin (15/11/2021).
Seperti yang diketahui, Dorna Sports memegang hak penyelenggaraan MotoGP sejak 1992, dan Rossi datang ke ajang Grand Prix pada 1996, menjalani debutnya di Sirkuit Shah Alam, Malaysia. Sejak itu, ia jadi megabintang di dunia balap motor, tak hanya berkat talenta dan prestasi mentereng, melainkan juga berkat kepribadiannya.
Selama berkarier di Grand Prix, The Doctor mengoleksi 235 podium, termasuk 115 kemenangan, dan tentu saja meraup 9 gelar dunia. Namun, kepribadiannya yang supel, ceria, dan humoris, membuatnya menjadi ikon balap motor yang sangat masif. Ia juga membuat MotoGP punya jangkauan penggemar yang lebih luas.
Terima Kasih Banyak, Vale!

"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan pada Vale adalah terima kasih banyak. Rasanya semua ini menakjubkan sejak 1997 (1996) di Malaysia. Sejak itu kita melihat seorang rider menjalani balapan-balapan fantastis, namun juga sangat spesial atas berbagai alasan," ujar Ezpeleta.
Pada Minggu (14/11/2021) malam, yakni hanya beberapa jam setelah finis ke-10 di Seri Valencia, Spanyol, Rossi pun diundang untuk menghadiri FIM MotoGP Awards, di mana ia mendapat kejutan berupa status MotoGP Legend. Jika rider lain harus menunggu berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun, Rossi langsung mendapatkannya tepat setelah menjalani balapan terakhirnya.
Ezpeleta pun sangat meyakini bahwa Rossi telah memberikan dampak yang sangat positif bagi penghuni paddock MotoGP. "Kami mulai bicara dengannya sejak lama, dan segala hal yang kami lakukan bersama, dengan semua orang yang bekerja di MotoGP, sangat mengagumkan," ungkap pria Spanyol itu.
Tak Jauh dari Fabio Quartararo

Ezpeleta juga sangat kagum pada performa Rossi dalam balapan terakhirnya, di mana ia menjalani balapan dengan ritme konsisten, bahkan catatan waktunya mirip dengan posisi lima besar. Ia pun berterima kasih kepada rider Italia itu atas kontribusinya dalam menjadikan MotoGP sebagai ajang olahraga yang baik.
"Vale pembalap yang menakjubkan, bahkan kemarin, dalam usia 42 tahun, ia hanya tertinggal sepersekian detik dari Fabio (Quartararo). Namun, kepribadiannya, situasi yang telah ia ciptakan dalam membantu kami, dalam Safety Commission, sangatlah spesial. Inilah kata-kata yang bisa saya sampaikan. Grazie, Valentino!" tutupnya.
Musim depan, Rossi akan disibukkan dengan dua peran baru, yakni peran sebagai ayah dari putri pertamanya yang akan lahir dalam hitungan bulan, serta sebagai pembalap mobil.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Tak Puas Balapan di MotoGP, Jack Miller Wildcard di ASBK Bareng Ducati
- Jadwal Pekan Balap WorldSBK Indonesia 2021 di Mandalika
- IMI Janji Penuhi Syarat Jumlah Marshal untuk Asia Talent Cup di Mandalika
- Valentino Rossi Pensiun, Franco Morbidelli Ogah Jadi 'Pemimpin Baru' VR46 Riders Academy
- Mengenal Remy Gardner, Juara Dunia Baru Moto2 yang Juga Anak Legenda MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap Muda MotoGP yang Bisa Jadi 'The Next Valentino Rossi'
Otomotif 16 November 2021, 12:25
-
Dorna Sports: Talenta dan Kepribadian Valentino Rossi Spesial bagi MotoGP
Otomotif 16 November 2021, 11:35
-
Valentino Rossi Pensiun, Franco Morbidelli Ogah Jadi 'Pemimpin Baru' VR46 Riders Academy
Otomotif 15 November 2021, 14:45
-
Video: Genggam Status Legenda, Inilah Karier Mentereng Valentino Rossi dalam Angka
Open Play 15 November 2021, 12:00
-
Pecco Bagnaia: Menang Satu-Satunya Cara Terima Kasih pada Valentino Rossi
Otomotif 15 November 2021, 11:45
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR