
Bola.net - - Sekali lagi mendapat dukungan masif dari Red Bull, KTM resmi menggelar acara peluncuran sekaligus presentasi tim-tim Grand Prix mereka menjelang musim 2019. Gelaran ini pun digelar di markas mereka yang ada di Mattighofen, Austria pada Selasa (12/2).
Terhitung lima tim balap diturunkan di ketiga kelas balap yang ada, yakni dua tim di MotoGP, dua tim di Moto2 dan satu tim di Moto3. Untuk kelas MotoGP, Red Bull KTM Factory Racing kini tak lagi turun sendirian, dan memiliki tim satelit yang dibentuk dengan nama Red Bull KTM Tech 3.
Tak hanya di MotoGP, Tech 3 kini juga bergabung dengan pabrikan Austria tersebut di Moto2, berdampingan dengan Red Bull KTM Ajo. Sementara di Moto3, Ajo menjadi satu-satunya tim gabungan Red Bull dan KTM dengan menurunkan rider tunggal.
Semangat Kejar Ketertinggalan

Struktur balap KTM pun kini kian solid. Mereka merupakan satu-satunya pabrikan dengan organisasi terbesar yang ada di ajang Grand Prix. CEO KTM, Stefan Pierer pun mengaku bangga atas kinerja departemen balapnya, dan menatap musim baru dengan optimisme tinggi.
"Dunia balap adalah inti dari DNA kami. Kami sudah lihat di TV dan internet, berapa sepersekian detik yang masih belum kami temukan, dan ini membuat kami sangat bersemangat melakukan apa pun demi menyentuh puncak podium. Inilah filosofi kami, yang membantu kami meraih sukses selama 30 tahun terakhir," ungkapnya kepada Crash.net.
Seperti Pemain Judi
Meski telah meraih cukup banyak kesuksesan di kelas Moto3, KTM baru memasuki ranah MotoGP dan Moto2 pada tahun 2017 lalu. Pierer pun ingin tim-tim yang ia turunkan di kedua kelas ini segera menyusul prestasi di kelas teringan dalam waktu dekat.
"Ini adalah program berdurasi lima tahun, dan pada akhir durasi ini, kami ingin meraih banyak podium, dan pada musim-musim balap selanjutnya, saya ingin melihat hasil berdigit tunggal. Ini target yang realistis, karena kami masih mengumpulkan data dan masih kurang pengalaman dibanding para rival. Untuk 2019, seperti kata para pemain judi, 'All in'," pungkas Pierer.
Seluruh skuat KTM akan kembali bertemu di seri pembuka yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada 8-10 Maret mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kembali ke Moto3, Fenati Curhat Soal Ancaman Pembunuhan
Otomotif 13 Februari 2019, 13:27
-
Galeri: KTM Turunkan Lima Tim Sekaligus di MotoGP 2019
Open Play 13 Februari 2019, 10:55
-
Jelang 2019, KTM Resmi Luncurkan 5 Tim di MotoGP
Otomotif 13 Februari 2019, 10:05
-
Rossi Ingin Marini ke MotoGP Sebelum Dirinya Pensiun
Otomotif 7 Februari 2019, 16:00
-
Rossi Diminta Sang Adik Balapan Sampai Usia 46 Tahun
Otomotif 2 Februari 2019, 10:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR