
Bola.net - Joan Mir dan Jack Miller tanpa diduga-duga menyajikan kontroversi dalam MotoGP Doha di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (4/4/2021). Kedua rider ini bersenggolan keras di trek lurus pada akhir Lap 13 dan nyaris kecelakaan bareng. Mir menyebut manuver Miller berbahaya dan mengandung unsur kesengajaan, sementara Miller menyebut itu insiden biasa.
Mir dan Miller sengit memperebutkan posisi 5 pada Lap 13. Mir pun menyalip Miller di Tikungan 10. Keduanya bersenggolan, dan Mir mengangkat kaki kanan untuk minta maaf. Namun, saat keluar dari Tikungan 16, Mir melebar. Saat hendak kembali ke garis balap yang benar di trek lurus, ia dan Miller bertabrakan di tepi trek dan keduanya berdebat sembari melaju dalam kecepatan tinggi.
Insiden tersebut pun segera diinvestigasi oleh FIM Stewards Panel. Namun, secara mengejutkan hanya dinilai sebagai insiden balap biasa. Keputusan ini pun membuat banyak pihak marah, termasuk Mir dan Suzuki Ecstar. "Apa yang terjadi dengan Jack di Tikungan 10 adalah, itu satu-satunya tempat di mana saya bisa menyalip," ungkap Mir kepada Crash.net.
"Saya mengambil posisi yang tepat. Dia melaju di jalur luar. Ia pun coba mempertahankan garisnya. Kami bersenggolan dan saya mengangkat motor. Saya paham itu manuver berisiko, tapi tak keterlaluan. Kemudian, saya menggerakkan kaki untuk minta maaf, karena saat hal macam itu terjadi dalam balapan, saya merasa harus minta maaf," lanjutnya.
Suzuki Bertekad Ajukan Banding
View this post on Instagram
Mir pun menyebut Miller menabraknya dengan sengaja, dan timnya akan mengajukan banding kepada FIM Stewards Panel. "Saya melebar di tikungan terakhir. Saya pun lihat Jack. Ia menggerakkan kepala seolah melihat saya juga. Saya pun melintas di kerb, berusaha keluar garis sebisa mungkin. Ia malah melaju ke arah saya dan kami bersenggolan. Kami nyaris kecelakaan bareng di trek lurus," ungkapnya.
"Itu gerakan yang super berisiko, super berbahaya. Saya rasa itu kesengajaan. Tim saya akan mempertimbangkan mengajukan banding. Jelas insiden ini harus diinvestigasi. Manuver macam ini sudah kelewatan. Jika memang ada unsur kesengajaan, maka Jack layak dihukum. Jika tidak, ya sudah. Namun, saya rasa dia memang menggerakan kepala dan melihat saya," lanjutnya.
Mir juga menyatakan hal serupa juga terjadi pada Lap 10 di antara dirinya dan Aleix Espargaro. Saat melebar, rider Aprilia Racing itu coba keluar garis demi memberi ruang kepada Mir untuk lewat. Mir juga tak merasa perlu menabrak Espargaro. Menurutnya, peristiwa ini bisa dijadikan acuan oleh FIM Stewards Panel soal betapa berbedanya manuver Miller padanya.
Jack Miller Akui Sama-Sama Agresif dengan Joan Mir
"Jika Anda punya waktu, coba bandingkan citra dari Aleix dan saya dengan citra dari Jack dan saya. Aleix juga melebar di tikungan terakhir. Ia lihat saya datang. Ia pun coba sedikit keluar dari garis. Saya juga melihatnya, namun tak perlu menabraknya. Saya coba menghormati rival. Jack tak menunjukkan rasa hormat. Anda bisa menilai. Bagi tim saya, manuver Jack tidak baik," ujar Mir.
Miller sendiri merasa santai dan menyebut manuvernya itu biasa saja. Ia bahkan menyebut bahwa sebelum menyalipnya di Tikungan 10, Mir sudah tiga kali menyenggolnya dari belakang. Alhasil, menurutnya ia dan Mir memang sekadar menjalani balapan dengan cara masing-masing, yang uniknya juga sama-sama agresif.
"Memang ada beberapa kontak. Kontak di sana sini. Ini hal biasa. Semua orang lihat apa yang terjadi, dan kami lanjut balapan setelahnya. Saya sudah ditabrak tiga kali sebelum insiden itu. Jadi, tampaknya memang begitulah jalannya balapan ini. Ia lihat saya dan saya lihat dia. Begitulah yang terjadi. Ia melebar dan coba masuk ke jalur dalam. Tak seorang pun peduli di mana saya berada," tutup Miller.
Sumber: Crashnet
Video: Jorge Martin Sabet Pole di Kualifikasi MotoGP Doha 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Mir vs Jack Miller: Aksi Salip Sengit Berujung Senggolan Kontroversial
Otomotif 5 April 2021, 10:46
-
Berpotensi Mundur Lagi, Tim Satelit Suzuki Terkendala Dana dan Kru
Otomotif 1 April 2021, 12:15
-
Suzuki Tetap Kompetitif di MotoGP: Ditinggal Davide Brivio? Oke-oke Aja Tuh!
Otomotif 1 April 2021, 11:59
-
Gagal Podium, Joan Mir Tetap Lega Suzuki Ternyata Masih Kompetitif
Otomotif 29 Maret 2021, 15:15
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR