
Bola.net - General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, tak memungkiri dirinya menginginkan kerja sama jangka panjang dengan Francesco Bagnaia di MotoGP. Namun, ia menyatakan bahwa keputusan itu tak semata-mata ada di tangan pihaknya, melainkan juga tergantung pada kemauan Bagnaia sendiri.
Bagnaia bergabung dengan Ducati pada 2019 lalu lewat Pramac Racing. Musim 2021 pun menjadi musim perdananya di Ducati Lenovo Team. Meski tadinya tak terlalu diunggulkan seperti sang tandem, Jack Miller, 'Pecco' justru membuktikan diri dengan langsung menjadi salah satu kandidat juara dunia.
Musim ini, Bagnaia menjadi runner up di belakang Fabio Quartararo. Ia mengoleksi 9 podium, 4 kemenangan, dan 6 pole. Tak hanya itu, ia kerap menunjukkan performa gemilang dengan ritme balap yang sangat konsisten. Seluruh kemenangan pun ia raih dengan cara yang sangat dominan sepanjang balapan.
Yakin Sama-Sama Masih Ingin Kerja Bareng
General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna (c) Ducati Corse
Melihat penampilan Bagnaia pada 2021, Dall'Igna sangat berharap rider Italia itu bisa mengulang bahkan melampaui prestasi itu pada 2022. Namun, perlu dicatat bahwa kontrak terkini Bagnaia juga akan habis pada akhir 2022. Dall'Igna pun mengaku ingin memberikan perpanjangan kontrak pada Bagnaia.
Meski begitu, eks Direktur Teknis Aprilia Racing ini tak memungkiri bahwa demi mewujudkannya, Bagnaia juga harus merasa nyaman di Ducati. "Bekerja sama dalam waktu lama bersama Pecco adalah hal yang saya harapkan, dan sesuatu yang ingin saya wujudkan," ungkap Dall'Igna via GPOne, Jumat (17/12/2021).
"Namun, seperti biasanya, untuk mencapai kontrak tertentu, harus ada kesepakatan dari dua belah pihak. Jadi, ini tak hanya tergantung pada kami, melainkan padanya juga. Meski begitu, tentu ini adalah hal yang saya yakini kami berdua inginkan," lanjut pria berusia 55 tahun tersebut.
Jack Miller vs Jorge Martin

Jika melihat gelagatnya, Bagnaia tentu ingin bertahan di Ducati selama mungkin. Ia bahkan menjadi kans besar Ducati demi meraih gelar dunia pembalap untuk pertama kali sejak 2007 lewat Casey Stoner. Apalagi, kedua belah pihak sama-sama berasal dari Italia dan berhasrat mewujudkan gelar dunia bersama.
Meski begitu, pertanyaan terbesar justru siapa yang akan menjadi tandem Bagnaia pada 2023 nanti. Miller memang merupakan rider yang paling lama membela Ducati, yakni sejak 2018, dan masih cukup muda dengan usia 26 tahun. Namun, rider Australia itu sudah mulai terancam oleh rider Pramac Racing, Jorge Martin.
Sebagai catatan, musim ini Miller duduk di peringkat 4 dengan 5 podium dan 2 kemenangan, sementara Martin duduk di peringkat 9 dengan 4 podium dan 1 kemenangan. Paruh pertama musim 2022 pun akan sangat krusial bagi mereka. Siapa pun yang tampil lebih mentereng, akan dapat kursi di Ducati Lenovo Team pada 2023.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Casey Stoner: Penghapusan Rumput Trek Bikin Rider MotoGP Makin Sembrono
- Ducati Sudah Jajal Motor MotoE di Misano, Siap Jadi Suplier Tunggal pada 2023
- MotoGP Rilis Serial Dokumenter Fabio Quartararo, Sorot Perjuangannya Jadi Juara
- Ayah Valentino Rossi Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Masalah Saraf
- Ducati: Tak Cuma Pecco Bagnaia, Jack Miller Juga Pemimpin Kami Kok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Red Bull KTM Ajo, Skuad Bertangan Dingin Pengorbit Nama-Nama Besar di MotoGP
Otomotif 20 Desember 2021, 16:05
-
Bimbing Marquez-Fernandez-Acosta, Aki Ajo: Jangan Suka Banding-bandingkan Pembalap
Otomotif 20 Desember 2021, 14:40
-
'Kontrak Baru Pecco Bagnaia? Keputusan Tak Sepenuhnya di Tangan Ducati'
Otomotif 20 Desember 2021, 12:50
-
Casey Stoner: Penghapusan Rumput Trek Bikin Rider MotoGP Makin Sembrono
Otomotif 20 Desember 2021, 11:30
-
Ducati Sudah Jajal Motor MotoE di Misano, Siap Jadi Suplier Tunggal pada 2023
Otomotif 20 Desember 2021, 10:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR