Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo meyakini bahwa sang tandem, Andrea Dovizioso layak mendapatkan kenaikan gaji usai prestasi gemilangnya sepanjang MotoGP musim lalu, yakni meraih enam kemenangan dan ikut memperebutkan gelar dunia sampai seri terakhir. Hal ini disampaikan Lorenzo dalam wawancaranya bersama Marca.
Lorenzo yang bergabung di Ducati pada awal 2017, diisukan menerima bayaran senilai 25 juta euro untuk dua musim, angka gaji yang cukup fantastis di era modern MotoGP. Dovizioso sendiri dikabarkan menerima gaji yang jauh lebih rendah, terlepas dari fakta bahwa dia lah ujung tombak pengembangan Desmosedici sejak 2013.
"Nilai seorang rider diberikan sesuai hasil yang mereka raih. Ducati menggaet saya yang meraih gelar dunia setahun sebelumnya (2015), yang memenangkan lebih dari 60 kemenangan, 44 pole dan lima gelar. Rider yang mereka punya saat itu (pertengahan 2016), belum memenangkan balapan," ujar Lorenzo.
"Logikanya, jika sebelum-sebelumnya Dovi menjalani musim dengan hebat, seperti 2017, meraih enam kemenangan dan memperebutkan gelar, maka nilainya pasti tinggi. Jadi logis saja bila di perpanjangan kontrak nanti ia bakal punya kuasa lebih besar untuk menentukan peningkatan gajinya," lanjut Por Fuera.
Lorenzo sendiri tak mencemaskan gaji dalam perpanjangan kontraknya dengan Ducati untuk 2019-2020 mendatang, walau yakin nilainya akan lebih sedikit dari sebelumnya. Sebagai lima kali juara dunia, dan telah menunjukkan perkembangan sejak pertengahan 2017, Lorenzo yakin dirinya akan digaji dengan angka yang layak.
"Nilai seorang rider diberikan oleh pihak yang memberikan penawaran. Tapi jelas bahwa rider yang punya banyak prestasi seperti saya, atau seperti Marc Marquez dan Valentino Rossi, punya nilai stabil dan tak banyak tergantung pada hasil dari waktu ke waktu. Kami tak seperti para rider yang tak pernah menang atau juara dunia," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo Sebut Logis Bila Dovizioso Minta Naik Gaji
Otomotif 5 Februari 2018, 15:30
-
Opini Rival Soal Gebrakan Lorenzo di Uji Coba Sepang
Otomotif 5 Februari 2018, 13:00
-
Ducati Lega Opini Dovizioso-Lorenzo Senada dengan Stoner
Otomotif 5 Februari 2018, 12:00
-
Stoner Sebut Lorenzo Sukses Susul Performa Dovizioso
Otomotif 3 Februari 2018, 14:40
-
Ducati Pede Dovizioso-Lorenzo Jadi Kandidat Juara 2018
Otomotif 3 Februari 2018, 13:40
LATEST UPDATE
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR