Bola.net - - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mendapatkan pertanyaan penggemar yang cukup unik dalam sesi jumpa pers MotoGP Austin, Texas di Circuit of The Americas (COTA) pada hari Kamis (20/4) waktu setempat. Pertanyaan tersebut adalah mengenai di tikungan mana namanya ingin diabadikan suatu saat nanti.
Beberapa rider dan legenda MotoGP memang namanya diabadikan di bagian-bagian sirkuit tersohor, seperti Wayne Rainey di Laguna Seca, Jorge Lorenzo di Jerez, Kevin Schwantz di Donington Park, serta Wayne Gardner dan Mick Doohan di Phillip Island.
Dalam sesi jumpa pers di Austin, Marquez pun mengaku ingin namanya diabadikan pada Tikungan 3 di Sirkuit Phillip Island, Australia. Sayangnya, tikungan ini sudah lebih dulu dinamakan Stoner Corner, demi menghormati juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner yang pensiun dini pada akhir 2012 lalu.
Casey Stoner bersama sang istri, Adriana dan sang anak, Ally, saat peresmian Stoner Corner di MotoGP Australia 2012. (c) AFP
"Sulit memilih tikungan yang mana, tapi saya memilih sebuah tikungan cepat ke kiri. Contohnya tikungan ketiga... saya rasa Stoner Corner di Phillip Island. Di tikungan macam inilah saya merasa kuat, dan saya sangat menyukainya," ujarnya.
Ketika ditanya oleh reporter sekaligus komentator Dorna Sports, Steve Day, apakah Marquez akan meminta izin kepada Stoner untuk mengubahnya, rider berusia 24 tahun ini mengaku takkan melakukannya.
"Yang ada di kepala saya hanya Stoner Corner, tapi memang sulit memikirkan tikungan lain. Mungkin di Aragon (Spanyol), tikungan setelah 'Reverse Corkscrew', tikungan ke kiri yang begitu panjang (Tikungan 9). Itu akan menjadi tikungan yang menyenangkan," pungkasnya.
Ada-ada saja ya, Bolaneters? Kira-kira Stoner mau tidak ya, berbagi nama tikungan dengan Marquez?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquez Ingin Namanya Diabadikan di Stoner Corner
Otomotif 21 April 2017, 09:30
-
'Kini Stoner Bukan Satu-satunya Penakluk Ducati'
Otomotif 18 April 2017, 14:30
-
Marquez Bicara Soal Rossi dan Ingin Jadi Rival Stoner
Otomotif 12 April 2017, 16:00
-
Lorenzo Masih Sayangkan Stoner Ogah Jadi Pelatihnya
Otomotif 3 April 2017, 09:30
-
Stoner Ungkap Masa Lalu 'Kelam' Bareng Lorenzo
Otomotif 21 Maret 2017, 09:30
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR