Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku masih terus belajar dalam proses adaptasi dengan YZR-M1, dan menyatakan dirinya masih kerap membuntuti sang tandem, Valentino Rossi selama uji coba pramusim di Malaysia dan Australia. Kepada Crash.net, ia pun mengaku telah melihat banyak hal dari cara berkendara The Doctor.
Vinales memang mengundang banyak decak kagum, sukses menjadi yang tercepat di uji coba pascamusim di Valencia, serta dua uji coba pramusim di Malaysia dan Australia. Rider berusia 22 tahun ini pun tak memungkiri performanya yang apik ini juga muncul setelah sering membuntuti Rossi, Marc Marquez dan Cal Crutchlow.
Valentino Rossi (c) Yamaha
"Saya melihat beberapa hal dan pada sektor keempat, Vale sangat cepat. Saya melihat beberapa garis dan memanfaatkannya. Saya selalu mencoba belajar, sama seperti saat berkendara dengan Marc, terkadang juga dengan Cal, pokoknya segala hal yang bisa membantu. Tentu saya juga ingin melihat pembalap lain," ujarnya.
Dari kegiatan 'memata-matai' ini, juara dunia Moto3 2013 tersebut juga mengaku melakukan perbandingan antara performa Yamaha dan Honda. Menurutnya, Yamaha memiliki performa yang lebih komplit dibanding Honda, yang dikenal memiliki masalah akselerasi meski konsisten di sektor ritme balap.
"Saya lihat kami punya akselerasi yang sangat baik dan kami lebih kuat, namun Honda sangat konsisten pada catatan waktu. Marc selalu konsisten dan kami harus bekerja keras di area ini. Cal juga sangat cepat, jadi saya rasa ia akan memulai musim ini jauh lebih baik ketimbang tahun lalu. Ia sangat berbahaya, ia sangat cepat!" pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dibuntuti Vinales, Rossi: Yang Lain Cuma Iri!
Otomotif 17 Februari 2017, 16:00
-
Masih Buntuti Rossi, Vinales Anggap Crutchlow Berbahaya
Otomotif 17 Februari 2017, 15:00
-
Uji Coba di Australia, Rossi Tak Bisa Gelar Pesta Ultah
Otomotif 17 Februari 2017, 11:45
-
Bantah Opini Rossi, Marquez Tegaskan Tak Perang Mental
Otomotif 17 Februari 2017, 10:45
-
Video: Valentino Rossi Latihan MiniGP di San Mauro
Open Play 16 Februari 2017, 13:35
LATEST UPDATE
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR