
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, merasa musim MotoGP kian terasa panjang, apalagi ia sulit tampil kompetitif sementara level persaingan juga kian tinggi. Kepada Crash.net, Senin (8/11/2021), sembilan kali juara dunia ini menyatakan bahwa perasaan ini jadi membuatnya yakin pensiun memang keputusan tepat.
Dalam balapan Seri Algarve di Portimao, Portugal, Minggu (7/11/2021), Rossi berhasil meneruskan tren apiknya dari Seri Emilia Romagna. Jika di Misano ia finis ke-10, kali ini ia finis ke-13 usai bertarung dengan beberapa rider, termasuk adiknya sendiri dari Sky VR46 Avintia, Luca Marini. Rossi membawa pulang dua poin, sesuai targetnya.
Meski tak lagi di papan atas, Rossi kaget ritmenya dalam balapan lebih konsisten dan lebih cepat dari sesi latihan, di mana ia terus terlempar dari posisi 15 besar. Rider 42 tahun ini juga senang sempat mengancam Marini, sebelum bendera merah dikibarkan pada Lap 23 akibat tabrakan Iker Lecuona dan Miguel Oliveira.
Senang Bisa Serang Sang Adik

"Target utama saya meraih poin. Balapan ini sangat cepat dan saya punya ritme lebih baik sepanjang balapan dibanding di sesi latihan. Saya beberapa kali menyalip dan menempel adik saya, yang lebih cepat. Kami menjalani balapan bersama, dan saya bisa coba menyerang. Sayangnya ada bendera merah," kisah Rossi.
"Ada beberapa titik di mana saya lebih cepat dari Luca. Namun, pada bagian akhir trek, Luca lebih cepat dari saya. Jadi, entah apakah saya bisa menyalip. Namun, tanpa bendera merah, mungkin saya bisa naik satu posisi lagi. Namun, oke-oke saja dengan hasil begini," lanjut rider yang akan banting setir ke balapan mobil tahun depan ini.
Dengan hasil ini, Rossi berada di peringkat 20 pada klasemen dengan 38 poin. Kini tinggal satu balapan tersisa dalam kariernya di MotoGP, yakni Seri Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol. Trek itu kerap disebut Rossi tak bersahabat dengannya, namun ia tetap fokus meraih hasil apik demi mengakhiri karier dengan positif.
Sedih, Tapi Juga Oke-Oke Saja

"Bagi saya, hasil balap sangatlah penting, ketika tampil kuat, memperebutkan podium, dan masuk lima besar. Tapi musim ini sangat berat bagi saya. Saya tadinya berharap bisa lebih kuat. Jadi, saya rasa pensiun merupakan pilihan tepat. Namun, saya baik-baik saja, merasa tenang, dan kini tinggal satu balapan tersisa," ujar Rossi.
Seri Valencia digelar pada 12-14 November dan di sana Rossi akan mengucapkan selamat tinggal pada dunia balap motor. Rider asal Italia ini pun tak malu-malu mengakui bahwa dirinya sangat emosional. "Di satu sisi, ini bikin saya sedih, karena saya tahu mulai tahun depan hidup saya bakal berubah," ungkapnya.
"Namun, di lain sisi, oke-oke saja, karena bagaimana pun musim balapnya panjang dan sangat sulit, berat, dan level persaingannya sangat tinggi. Valencia trek yang sulit bagi saya. Namun, saya ingin mencoba semaksimal mungkin, mencoba tetap konsentrasi demi meraih poin juga di sana," tutup Rossi.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Iba pada Foggia dan Binder, Para Rider MotoGP Pro Kontra soal Super License
- Valentino Rossi Soal MotoGP Masa Kini: Bahkan Rider Terbuncit pun Rider Hebat!
- Jadwal Siaran Langsung Formula 1 GP Brasil 2021 di Sao Paulo
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP, Moto2, dan Moto3 Valencia 2021
- Leopard Racing Jelaskan Alasan Usir Darryn Binder dari Garasi di Moto3 Algarve
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Sebut Mugello Kunci Kegagalan Pecco Bagnaia Juarai MotoGP 2021
Otomotif 9 November 2021, 16:10
-
Valentino Rossi: Petronas Suka Darryn Binder, Tapi Dia Terlalu Agresif
Otomotif 9 November 2021, 14:55
-
Musim MotoGP Panjang, Sulit, dan Sengit, Valentino Rossi: Pensiun Memang Tepat
Otomotif 9 November 2021, 12:15
-
Valentino Rossi Soal MotoGP Masa Kini: Bahkan Rider Terbuncit pun Rider Hebat!
Otomotif 9 November 2021, 09:55
-
Valentino Rossi Ogah Cemaskan Kehidupan Baru usai MotoGP Valencia
Otomotif 5 November 2021, 12:05
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR