Lorenzo mengaku senang mendapati YZR-M1 begitu kompetitif di Losail, namun yakin ia dan timnya tak boleh kelewat bangga atas raihan ini. Pasalnya, Lorenzo kerap kesulitan ketika berlaga di Argentina, dan belum pernah mencicipi kemenangan di sana. Raihan terbaiknya adalah finis ketiga pada musim 2014.
"Saya sudah tak sabar balapan di Argentina! Setelah kemenangan di Qatar dan rasa nyaman di lintasan, kini saya ingin balapan di sirkuit yang biasanya membuat kami kesulitan. Di lain sisi, kami harus tetap menapak bumi. Kami memulai musim ini dengan sempurna, namun kami masih harus memahami reaksi motor di lintasan berbeda," ujarnya melalui rilis resmi tim.
Sang juara dunia bertahan inipun bertekad mengonfirmasi apakah perangkat elektronik (ECU) dan ban Michelin dapat bekerja sama dengan YZR-M1 miliknya di Argentina, apalagi uji coba pramusim tak digelar di sirkuit tersebut.
"Saya ingin memeriksa apakah motor kami dengan ECU dan ban terbaru juga bisa tampil baik di mana saja. Meski begitu, kemenangan di Qatar sangat penting bagi kepercayaan diri kami, dan kami bertekad bekerja lebih keras demi menang di Argentina. Negara ini sangat menyenangkan, jadi saya senang bisa kembali," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi MotoGP Argentina 2016: Pembuktian Lorenzo dan Ducati
Otomotif 31 Maret 2016, 17:30
-
Qatar Bikin Pede, Lorenzo Rendah Diri di Argentina
Otomotif 31 Maret 2016, 10:15
-
Agostini: Semoga Jorge Lorenzo ke Ducati!
Otomotif 30 Maret 2016, 15:30
-
Bradley Smith Berpeluang Patahkan Rekor Rossi-Lorenzo
Otomotif 30 Maret 2016, 12:30
-
Ducati Akui Tertarik Gaet Lorenzo-Marquez
Otomotif 29 Maret 2016, 17:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 16:55
-
Barcelona Berpotensi Paksa Real Madrid Lakukan Guard of Honour di El Clasico
Liga Spanyol 12 April 2026, 16:30
-
Arsenal Tersandung, Manchester City Tahu Apa yang Harus Dilakukan
Liga Inggris 12 April 2026, 16:00
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 12 April 2026, 15:51
-
Milan Dibantai Udinese 0-3, Rafael Leao Disoraki Fans di San Siro
Liga Italia 12 April 2026, 15:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR