
Bola.net - Mengingat Sachsenring adalah trek favorit dan daerah kekuasaannya, Marc Marquez mengalami lonjakan rasa percaya diri di MotoGP Jerman. Terdiri dari 10 tikungan kiri dan tiga tikungan kanan, rider Repsol Honda ini pun mengaku via Crash.net, Kamis (17/6/2021), bahwa trek ini takkan memberinya kendala fisik serius.
Seperti yang diketahui, Marquez sangat menyukai tikungan kiri karena suka latihan di flat track oval ke arah kiri. Alhasil, Sachsenring menjadi trek ideal, karena tikungan kirinya jauh lebih banyak dari tikungan kanannya. Hal ini pun terbukti dari catatan mentereng yang ia punya di trek ini: 10 pole dan 10 kemenangan beruntun.
Sachsenring juga menghadirkan keuntungan tersendiri. Pasalnya, bahu dan lengan Marquez yang cedera terdapat di sisi kanan. Dengan begitu, delapan kali juara dunia ini takkan punya banyak kendala karena bakal lebih sering melaju ke arah kiri. Atas alasan inilah Marquez sangat optimistis bisa meraih hasil baik akhir pekan ini.
Perubahan Takkan Terjadi dalam Sekejap

"Akhir pekan ini akan jadi pekan balap di mana bahu dan lengan saya lebih baik. Saya harap takkan ada halangan, karena ada banyak tikungan kiri. Di sini hanya ada tiga tikungan kanan, yakni tempat yang membatasi diri saya dan di mana saya tampil buruk. Jadi, kami bisa bilang ini pekan balap pertama tanpa kendala fisik," tutur Marquez.
Meski begitu, ia ogah jemawa dan yakin kemenangan atau podium takkan bisa diraih dalam jentikan jari. "Jelas Anda tak bisa datang dan tahu-tahu mengubah situasi. Tapi soal fisik, saya lebih percaya diri daripada saat mengunjungi trek lain. Kita lihat saja nanti di trek mana tepatnya kami bisa tiba dengan kendala fisik lebih sedikit," ujarnya.
Hal lain yang membuat Marquez merasa percaya diri soal kondisi fisiknya di Sachsenring adalah fakta dirinya bisa menjalani 87 lap sekaligus dalam keadaan tidak bugar dalam uji coba pascabalap di Catalunya pekan lalu. Itu pertama kalinya Marquez mengendarai motor MotoGP seharian penuh dan ia pun merasa senang.
Tanpa Kamera dan Tanpa Tekanan
"Uji coba di Barcelona sangat penting. Penting bagi Honda, juga bagi saya. Itu pertama kali saya bisa berkendara tanpa kamera, tanpa tekanan, tanpa tergantung catatan waktu. Saya hanya berkendara. Memang saja menjajal banyak perangkat untuk Honda, tapi saya juga menjajal banyak hal untuk diri sendiri, dan rasanya oke," ujarnya.
"Memang benar pada dua hari berikutnya saya benar-benar loyo, namun saya mampu mengalami kemajuan. Pada Jumat, saya bisa latihan flat track dengan baik. Jadi, secara bertahap tubuh saya makin siap. Namun, hal yang paling penting adalah uji coba di Montmelo, saya bahagia setelah hai Senin," pungkas rider berusia 28 tahun ini.
Dari lima balapan yang sudah ia lakoni pada awal musim ini, Marquez mengalami tiga kali gagal finis beruntun di Le Mans, Mugello, dan Catalunya. Hasil terbaiknya adalah finis ketujuh di Portimao. Saat ini ia tengah duduk di peringkat 18 pada klasemen pembalap dengan 16 poin, satu poin di depan Valentino Rossi.
Sumber: Crashnet
Video: Momen-Momen Menarik di MotoGP Catalunya 2021
Baca Juga:
- Ducati Akui Sudah Saling Lirik dengan Gresini Sejak Akhir 2020
- Daftar Peserta MotoGP 2022: Fabio di Giannantonio Naik Kelas, Gresini ke Ducati
- Naungi Bastianini-Giannantonio, Gresini Racing Resmi Jadi Tim Satelit Ducati di MotoGP 2022
- Gigi Dall'Igna Janji Ikut 'Shoey' Kalau Jack Miller Menang Lagi
- Gigi Dall'Igna: Ducati Takkan Perlakukan Franco Morbidelli Seperti Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 MotoGP Sachsenring: Marc Marquez Tercepat di Daerah Kekuasaan
Otomotif 18 Juni 2021, 15:48
-
Risiko Lebih Tinggi, Para Rider MotoGP Enggan Balapan di Sirkuit Jalanan
Otomotif 17 Juni 2021, 12:06
LATEST UPDATE
-
5 Pemain Kunci Barcelona untuk Kalahkan Real Madrid di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 08:00
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
-
Persita vs Borneo FC: Alasan Kekalahan Borneo FC di Tangan Persita
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 06:59
-
Proliga 2026: Bandung BJB Tandamata Incar Kemenangan atas Jakarta Popsivo Polwan
Voli 11 Januari 2026, 06:49
-
Mengenal Cesar Meylan, Si Jenius Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Januari 2026, 06:43
-
Charlton vs Chelsea: Rating Pemain The Blues usai Menang Telak di Piala FA
Liga Inggris 11 Januari 2026, 06:36
-
Man of the Match Charlton vs Chelsea: Tosin Adarabioyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 05:47
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR