Bola.net - - Valentino Rossi menyatakan sama sekali tak sedih melihat dirinya hanya berada di peringkat ketiga dalam daftar peraih pole terbanyak di ajang Grand Prix. Dengan koleksi 65 pole, pebalap Monster Energy Yamaha ini tertinggal dari Marc Marquez (82) dan Jorge Lorenzo (69).
Kepada Motorsport Total, Rossi mengaku memang kerap tampil lemah di sesi kualifikasi sejak mengawali karier di ajang balap motor. 'Kebiasaan' ini bahkan masih terjadi sampai sekarang, hingga ia dijuluki sebagai 'Pebalap Minggu', karena kerap terpuruk di kualifikasi namun mampu bangkit pada sesi balap.
"Masalah ini sudah 'menemani' di sepanjang karier saya, dan biasanya saya memang lebih kuat di sesi balap. Menurut saya, balapan memang bagian paling penting. Ada pendekatan yang berbeda, karena balapan berjalan lebih panjang, jadi Anda harus berkendara dengan cara berbeda," ungkapnya.
Harus Kerja Ekstra Keras
Rider Italia berusia 40 tahun ini menyatakan bahwa kualifikasi memang jauh lebih sulit ketimbang sesi balap. Dalam kualifikasi, para pebalap harus bekerja ekstra keras demi mencatatkan waktu terbaik dalam satu lap saja. Kesulitan ini bahkan belum ditambah makin dekatnya performa para pebalap dan motor mereka.
"Sementara itu, di kualifikasi Anda harus fokus 100% untuk satu lap saja, mengeluarkan seluruh potensi motor dan memaksimalkan performa ban. Kini semua orang sangat berdekatan, dan jika tak bisa melakukan lap yang sempurna, Anda tak bisa start dari barisan terdepan," ujar The Doctor.
Masih Terus Belajar
Meski begitu, Rossi masih meyakini bahwa dirinya harus terus belajar memperbaiki diri di sesi kualifikasi, mengingat ia belum lagi meraih pole sejak MotoGP Italia di Mugello tahun lalu. Menurutnya, kualifikasi yang menentukan posisi start punya peran krusial dalam meraih hasil baik dalam sesi balap.
"Setidaknya Anda harus ada di posisi enam besar, karena ini penting untuk bertahan dengan grup terdepan. Usai start yang baik, maka Anda bisa masuk empat atau lima besar. Jika start dari belakang, maka balapan lebih sulit. Jika punya ritme yang baik dan balapannya panjang, Anda bisa saja bertarung di depan. Tapi saya rasa lebih penting start dari depan," pungkas Rossi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Akui Kualifikasinya Bermasalah Sejak Awal Karier
Otomotif 26 April 2019, 15:15
-
Valentino Rossi Akui Berutang Budi pada Norick Abe
Otomotif 25 April 2019, 14:00
-
Para Rider MotoGP Sepakat ke Meksiko Asal Sirkuit Aman
Otomotif 25 April 2019, 11:25
-
'Setiap Tahun Valentino Rossi Makin Cerdas'
Otomotif 25 April 2019, 10:05
-
'Karier Valentino Rossi Panjang Karena Jarang Cedera'
Otomotif 24 April 2019, 09:55
LATEST UPDATE
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
-
Hansi Flick Akui Barcelona Prioritaskan Liga Champions Ketimbang La Liga
Liga Spanyol 10 April 2026, 21:35
-
Resmi: Ini Pelatih Sementara Timnas Italia Pengganti Gennaro Gattuso
Piala Dunia 10 April 2026, 21:20
-
Sudah Minta Maaf, Enzo Fernandez Tetap Absen Lawan Man City
Liga Inggris 10 April 2026, 21:02
-
Luciano Spalletti Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2028
Liga Italia 10 April 2026, 20:39
-
Live Streaming Madrid vs Girona - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 10 April 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR