Bola.net - - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz masih getol menjagokan rider Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales sebagai juara dunia musim ini, meski rider berusia 22 tahun itu belum juga meraih kemenangan sejak Le Mans, Prancis pada Mei lalu. Hal ini disampaikan Schwantz kepada AS.
Schwantz sebagai legenda Suzuki, sejatinya merupakan salah satu orang yang paling kecewa soal keputusan Vinales meninggalkan Suzuki Ecstar demi Movistar Yamaha, namun tetap meyakini bahwa Top Gun memiliki kualitas terbaik untuk menjadi juara musim ini, dilihat dari dominasinya selama uji coba pramusim dan kemenangan di Qatar dan Argentina.
"Saya selalu menjagokan Maverick sebagai juara. Sejak musim dingin, saya melihatnya sebagai juara, karena ia menjalani pramusim dengan sangat baik, Saat memenangkan dua seri pertama, ia menunjukkan bahwa ia lebih cerdas dari siapapun. Ia dan motornya punya keseimbangan terbaik di MotoGP, meski segalanya tak mudah. Saya bahkan tak mau mengubah taruhan saya," ujarnya.
Kini Vinales tengah berada di peringkat ketiga pada klasemen pembalap, tertinggal 13 poin dari Andrea Dovizioso dan 4 poin dari Marc Marquez. Meski begitu, Schwantz yakin bahwa Marquez merupakan rival yang lebih berbahaya ketimbang Dovizioso bagi Vinales.
"Sangat penting bagi Maverick finis di depan Marc di Silverstone, dan hal ini sukses dicapainya dengan tambahan poin yang signifikan. Ia sangat fokus pada Marc, meski rider lain finis di depan mereka. Jika Anda ingin menang, maka Anda harus mengalahkan Marc," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Schwantz Getol Jagokan Vinales Jadi Juara MotoGP 2017
Otomotif 30 Agustus 2017, 16:00
-
Kevin Schwantz Sebut Suzuki Lelet Atasi Masalah
Otomotif 27 Juli 2017, 11:45
-
Iannone: Kata-Kata Schwantz Tak Bikin Sakit Hati
Otomotif 26 Juli 2017, 12:30
-
'Suzuki Harusnya Pertahankan Aleix Espargaro'
Otomotif 25 Juli 2017, 12:30
-
Andrea Iannone Terima Kritik Tajam Kevin Schwantz
Otomotif 6 Juli 2017, 14:30
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR