
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku belum bisa memahami di mana level performanya menjelang MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang akhir pekan ini. Hal ini ia nyatakan lewat rilis tim, usai finis kedelapan di Australia.
Rossi belum lagi naik podium sejak Austin pada April, dan meski sempat ia memimpin tiga lap pertama di Phillip Island, Rossi justru hanya finis kedelapan. Atas alasan ini, The Doctor mengandalkan data yang ia raih di uji coba pramusim Sepang pada Februari lalu.
"Kini kami pergi ke Sepang, di mana kami juga menjalani uji coba pada masa pramusim. Tapi selalu sulit memahami di mana level kami sebelum pekan balap di mulai," ungkap Rossi, yang tahun lalu memimpin 15 lap pertama, sebelum terjatuh dan finis ke-18.
"Saya tampil sangat kuat di Malaysia tahun lalu. Balapan di Phillip Island tidaklah fantastis, tapi juga tak terlalu buruk, ada beberapa poin positif," ungkap rider asal Italia berusia 40 tahun ini.
Sepang Lebih Menuntut Fisik
Rossi juga mengantisipasi kondisi cuaca Sepang, yang dikenal panas dan lembap, kondisi yang sangat berbeda dengan Motegi, Jepang, dan Phillip Island, yang cukup dingin.
"Sepang jelas sangat berbeda dan punya kondisi berbeda pula dari seri sebelumnya. GP kali ini jauh lebih menuntut fisik untuk semua orang, tapi kita lihat saja nanti. Jelas kami akan kembali berusaha sebaik mungkin," tutup Rossi.
Menjelang pekan balap kali ini, Rossi tengah berada di peringkat ketujuh pada klasemen pebalap MotoGP dengan 153 poin, hanya tertinggal 10 poin dari debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, di peringkat keenam.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kegalauan Yamaha: Pilih Rossi, Vinales, atau Quartararo?
Otomotif 31 Oktober 2019, 15:55
-
Sepang, Saksi Hancurnya Pertemanan Valentino Rossi dan Marc Marquez
Otomotif 31 Oktober 2019, 14:35
-
Marc Marquez Yakin Juga Akan Alami Keterpurukan Valentino Rossi
Otomotif 31 Oktober 2019, 13:45
-
Marc Marquez Target Pecahkan Rekor Kemenangan Rossi-Agostini
Otomotif 31 Oktober 2019, 11:47
-
Valentino Rossi Sulit Pahami Level Performa Jelang Sepang
Otomotif 31 Oktober 2019, 10:40
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR