Bola.net - - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales menyatakan bahwa 2018 merupakan tahun terberat dalam kariernya di ajang Grand Prix. Meski begitu, ia yakin bahwa kesulitan-kesulitan yang ia hadapi selama ini hanya akan menguntungkannya, terutama dari segi mentalitas. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net.
Yamaha memang diketahui sempat mengalami paceklik kemenangan terpanjang dalam sejarah partisipasi mereka di kelas tertinggi. Tak satu pun kemenangan mereka raih sejak MotoGP Belanda 2017, sampai akhirnya dituntaskan oleh Vinales yang berkuasa di Phillip Island, Australia bulan lalu.
Berkat kemenangan itu, Vinales pun kembali percaya diri dan bertekad merebut gelar dunia. "Sejak saya turun di sini, 2018 adalah yang terberat. Tahun 2012 juga berat, tapi itu hanya Moto3, bukan kelas besar. Saat tumbuh dewasa, Anda paham banyak hal, paham apa yang sungguh Anda inginkan, dan yang saya inginkan adalah gelar dunia," ujarnya.
Ingin Jadi yang Terhebat
Vinales pun tak memungkiri bahwa asanya menjadi juara sangatlah tinggi sejak menjalani uji coba dengan Yamaha untuk pertama kali pada akhir 2016. Harapan ini terus melambung usai ia meraih tiga kemenangan di lima seri pertama 2017. Sayangnya, masalah teknis terus mendera setelah masa-masa indah itu.
"Pada 2016, saya merasa bisa melakukannya. Pada 2017, saya memulai musim dengan sangat baik dan saya pikir itulah momen saya. Tapi situasi kami menjadi salah. Jadi ini sulit, tapi dua musim ini merupakan musim yang membangun, karena membuat saya lebih kuat, menjadi rider yang lebih baik. Semoga saya bisa menjadi salah satu yang terhebat," ungkap Top Gun.
Semangat Uji Coba
Kini, Vinales bahkan sungguh tak sabar menanti uji coba pascamusim di Valencia pada 20-21 November dan Jerez pada 28-29 November mendatang, di mana ia akan menjajal beberapa perangkat baru yang disediakan Yamaha.
"Saya bersemangat. Saya termotivasi. Saya sangat senang memulai musim baru, mencoba mengubah cara kerja, dan kami harus lebih cerdas memahami apa yang dibutuhkan motor untuk lebih cepat. Saya sungguh penasaran, karena di empat balapan terakhir saya kembali merasa percaya diri dan ini memotivasi saya hingga mudah bekerja," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales: MotoGP 2018 Pelajaran demi Jadi yang Terhebat
Otomotif 16 November 2018, 14:30
-
Vinales Pede Bisa Juara Jika Yamaha Ikuti Sarannya
Otomotif 15 November 2018, 14:40
-
Vinales: Setim Bareng Rossi Tak Sulit, Justru Untung
Otomotif 15 November 2018, 13:00
-
Demi Tempat Ketiga, Vinales Siap Kalahkan Rossi di Valencia
Otomotif 15 November 2018, 09:55
-
Ramon Forcada 'Curhat' Soal Kerja Bareng Maverick Vinales
Otomotif 13 November 2018, 12:20
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 13 April 2026, 21:44
-
Virgil van Dijk Minta Liverpool Tampil Istimewa saat Hadapi PSG
Liga Champions 13 April 2026, 21:19
-
Man United Pertimbangkan Tukar Manuel Ugarte dengan Sandro Tonali
Liga Inggris 13 April 2026, 20:57
-
Ketika Legenda MU Jagokan Man City Juara Premier League 2025/2026
Liga Inggris 13 April 2026, 20:48
-
Kapan Inter Milan Bisa Kunci Gelar Serie A 2025/2026?
Liga Italia 13 April 2026, 20:47
-
Mungkinkah Tottenham Terdegradasi dari Premier League 2025/2026?
Liga Inggris 13 April 2026, 20:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR