Bola.net - Johann Zarco mengakui bahwa membela tim pabrikan Ducati merupakan impiannya untuk masa depan. Meski begitu, ia menyebut bahwa itu bukanlah target utamanya dalam menyongsong MotoGP 2020. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Motosprint.
Usai kesulitan membela KTM pada 2019 dan batal pindah ke Repsol Honda meski sempat membela LCR Honda pada tiga seri terakhir, Zarco mengaku bahagia mendapatkan tawaran dari Ducati Corse untuk bergabung dengan Reale Avintia Racing.
Meski akan sekadar mengendarai motor Desmosedici GP19, Zarco yakin bisa tampil lebih kompetitif ketimbang masa-masanya di KTM. Ia pun menantikan kesempatan menjajal motor tersebut untuk pertama kali di uji coba pramusim Sepang, Malaysia, 7-9 Februari nanti.
Fokus pada Uji Coba Lebih Dulu
"Membela tim pabrikan Ducati pada 2021 bakal menyenangkan, tapi kini saya fokus pada masa sekarang. Saya hanya menunggu uji coba pada Februari. Jika saya cepat, maka bakal positif. Setelahnya, semua akan berjalan dengan sendirinya," ujar Zarco.
Juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini tak memungkiri bahwa membela tim pabrikan adalah keinginan semua pebalap MotoGP. Meski begitu, ia yakin demi mencapai titik itu, ia harus membuktikan diri lebih dulu dengan Avintia.
"Jelas tempat di tim pabrikan pemenang adalah impian semua orang. Itu adalah target, tapi bukan target sekarang. Kini saya hanya berpikir cara melaju cepat di atas Ducati bersama Avintia," ungkap rider asal Prancis ini.
Target Nyata pada 2020
Jadi, apakah target nyata Zarco pada 2020? Rider berusia 29 tahun ini pun mengaku bertekad membidik posisi 10 besar lebih dulu pada awal musim. Jika berhasil, maka ia akan mematok target yang lebih tinggi.
"Saya harus mematok target nyata, dan atas alasan ini, saya membidik 10 besar. Dari sana, saya akan coba meningkatkannya. Jika berhasil, saya akan menunjukkan perilaku yang baik demi dapat tempat di tim pabrikan lagi, namun yang merupakan tim pemenang," tutupnya.
Mengingat ia absen dalam uji coba pascamusim Valencia dan Jerez, Spanyol, pada November lalu, Zarco untuk pertama kalinya akan mengendarai Ducati dalam uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, pada 7-9 Februari mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Ducati Dengar Opini Semua Pebalap, Tak Seperti Honda'
Otomotif 23 Januari 2020, 16:50
-
Johann Zarco Sempat Sedih Repsol Honda Pilih Alex Marquez
Otomotif 23 Januari 2020, 15:15
-
Zarco: Ducati Team Itu Impian, Tapi Bukan Target Terkini
Otomotif 23 Januari 2020, 15:00
-
Zarco: Ducati Bukti Orang Masih Percaya pada Saya
Otomotif 23 Januari 2020, 14:15
-
Tak Takut Ducati, Johann Zarco Jadikan Jorge Lorenzo Panutan
Otomotif 23 Januari 2020, 14:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR