Seperti yang diketahui, Jerman terdepak dari Rusia setelah mendapatkan rangkaian hasil buruk di fase grup. Bahkan, Thomas Muller dkk takluk di tangan wakil Asia, Korea Selatan, yang sebelumnya sudah dinyatakan tersingkir dengan skor 2-0.
Prestasi tersebut jelas berbanding terbalik dengan apa yang mereka torehkan saat seri tahun 2014 silam. Di bawah pelatih serta materi skuat yang tidak jauh berbeda dengan sekarang, Die Panzer sukses menjadi juara usai menang atas Argentina 1-0. (goal/yom)
Ubah Gaya Memimpin

"Saya yakin Jogi Low harus mengubah gaya kepemimpinannya jika dia ingin sukses lagi dengan generasi baru timnas," tulis Lahm di LinkedIn.
"Ini bukan tanda kelemahan, melainkan perkembangan lebih lanjut. Dia harus menunjukkan kepada orang-orang bahwa mereka bertanggung jawab pada keseluruhan tim," lanjutnya.
Harus Lupakan yang Lalu

"Tim kepelatihan bergantung pada fakta bahwa budaya kesuksesan kepemimpinan di masa lalu sudah cukup untuk mengulang keberhasilan sekali lagi," tambah Lahm.
"[Low] harus membangun budaya yang lebih ketat dan jelas dari yang dulu," pungkasnya.
Lahm merupakan salah satu bagian dari kesuksesan Jerman di bawah Loew pada tahun 2014 lalu. Beberapa saat setelah mempersembahkan gelar Piala Dunia, Lahm memutuskan untuk gantung sepatu di tingkat internasional pada umur 30 tahun.
Saksikan Juga Video Ini

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman Akan Kembali, dan Lebih Kuat
Piala Dunia 13 Juli 2018, 13:50
-
Demi Jerman, Loew Harus Ubah Gaya Kepemimpinannya
Piala Dunia 13 Juli 2018, 09:56
-
Benarkah Kesuksesan Inggris dan Kontestan Piala Dunia 2018 karena Seks?
Piala Dunia 11 Juli 2018, 11:59
-
Wenger: Ozil Bermain Seperti Pembunuh!
Piala Dunia 10 Juli 2018, 17:35
-
Ozil Jadi Kambing Hitam, Sang Ayah: Lebih Baik Mundur!
Piala Dunia 9 Juli 2018, 01:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR