Zlatan Ibrahimovic benar-benar menjadi mimpi buruk bagi para debutan timnas Inggris. Bagaimana tidak, lesakan empat gol Ibra (20', 77', 84', 90') ke gawang Joe Hart benar-benar meluluhlantakkan skuad The Three Lions yang hanya bisa mencetak dua gol melalui Danny Welbeck (35') dan Steven Caulker (38').
Secara keseluruhan pertandingan berjalan seimbang. Akan tetapi, Ibrahimovic memang menjadi pembeda dalam laga tersebut. Menit 20 striker jangkung ini sudah membuat Swedia unggul melalui percobaan keduanya setelah tembakan pertamanya mampu dihadang oleh Gary Cahill.
Lini depan Inggris memang cukup merepotkan bagi tim tuan rumah. Akan tetapi, penampilan lini belakang tim anak-anak Roy Hodgson ini tergolong cukup mengecewakan. Berulang kali mereka melakukan kesalahan dan membuat Swedia hampir saja unggul dengan marjin dua gol.
Beruntung buruknya penampilan barisan belakang bisa ditutupi oleh tajamnya lini depan. Terbukti pada menit 35 Inggris mampu menyamakan kedudukan melalui sontekan Welbeck memanfaatkan umpan Ashley Young. Bahkan tiga menit berselang Caulker mampu membuat The Three Lions kembali unggul yang sukses memanfaatkan free kick Steven Gerrard yang tampil di laga ke-100.
Babak kedua Swedia tampil lebih ngotot. Sejumlah pergantian pun mereka lakukan guna mengejar ketertinggalan. Di kubu Inggris, Hodgson memilih untuk memasukkan Jack Wilshere dan Daniel Sturridge guna menggantikan Tom Cleverley dan Young.
Hingga menit 75 Inggris masih unggul dengan selisih satu gol. Merasa aman pelatih Hodgson pun menambah jumlah debutan dengan memasukkan Shawcross, Jenkinson, dan Huddlestone yang menggantikan Caulker, Johnson dan Gerrard.
Ternyata keputusan manajer Inggris ini terbukti salah. Hanya dalam waktu 13 menit, Ibra mampu membalikkan keadaan dan menggenapi quatrick-nya pada laga tersebut.
Terlepas dari kecemerlangan seorang Ibrahimovic, barisan pertahanan Inggris sendiri memang nampak begitu rapuh. Hal ini bisa terlihat dari gol terakhir Ibra yang lahir akibat kesalahan Hart yang salah mengantisipasi bola sehingga kapten Swedia itu mampu menggenapi perolehan golnya menjadi empat melalui aksi akrobatik dari luar kotak penalti.
Susunan Pemain:
Swedia: Isaksson, Lustig (Sana), Granqvist (Antonsson), J Olsson, M Olsson (Safari), Elm, Kallstrom (Svensson), Larsson (Jansson), Ibrahimovic, Kacaniklic; Ranegie (Wernbloom).
Inggris: Hart, Johnson (Jenkinson), Cahill, Caulker (Shawcross), Baines; Gerrard (Huddlestone), Osman, Cleverley (Wilshere), Sterling (Zaha), Welbeck, Young (Sturridge). (bola/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gerrard: Sambutan Suporter Swedia Begitu Menyentuh
Piala Dunia 15 November 2012, 16:30
-
Persembahan Khusus Adidas Bagi 100 Caps Gerrard
Bolatainment 15 November 2012, 12:30
-
Gerrard Puji Kecemerlangan Ibrahimovic
Piala Dunia 15 November 2012, 05:38
-
Friendly: Quatrick Ibra Rusak Mimpi Debutan Inggris
Piala Dunia 15 November 2012, 04:45
-
Gerrard Tolak Saran Ibrahimovic Untuk Tinggalkan Anfield
Piala Dunia 14 November 2012, 15:48
LATEST UPDATE
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR