Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi: Capello Minta Gattuso Jangan Buru-buru Mundur

Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi: Capello Minta Gattuso Jangan Buru-buru Mundur
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso ketika meninjau rumput di Bilino Polje stadium jelang playoff Piala Dunia 2026 melawan Bosnia. (c) AP Photo/Armin Durgut

Bola.net - Fabio Capello mendesak Gennaro Gattuso untuk tidak terburu-buru mundur dari Timnas Italia di tengah tekanan usai gagal lolos ke Piala Dunia. Ia menilai situasi yang terjadi tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab Gattuso.

Kegagalan tersebut memicu gelombang mundurnya petinggi federasi. Presiden FIGC Gabriele Gravina dan Gianluigi Buffon lebih dulu melepas jabatan. Gattuso kini disebut-sebut akan mengikuti langkah itu.

Capello meminta Gattuso menahan diri setidaknya hingga dua laga internasional berikutnya pada Juni. Ia melihat ada perkembangan positif dalam karakter tim sejak Gattuso mengambil alih di tengah kualifikasi, menggantikan Luciano Spalletti.

Dalam delapan pertandingan, Italia mencatat enam kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Hasil buruk di laga terakhir dinilai tidak mencerminkan progres yang sudah dibangun.

1 dari 3 halaman

Kesalahan Dasar yang Berujung Bencana

Pelatih Italia, Gennaro Gattuso. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pelatih Italia, Gennaro Gattuso. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Capello menilai kekalahan dari Bosnia-Herzegovina bukan karena kesalahan taktik. Italia sempat unggul 1-0 dan menguasai permainan sebelum kartu merah Alessandro Bastoni mengubah jalannya laga.

Bermain dengan 10 orang membuat Italia kehilangan kendali. Skor imbang bertahan hingga adu penalti, yang akhirnya dimenangkan lawan.

"Saya akan menunggu dua pertandingan berikutnya sebelum membuat keputusan apa pun tentang Gattuso. Jangan lupa dia mengambil alih tim saat kampanye kualifikasi sudah dimulai di bawah Luciano Spalletti, dan dia berhasil membawa karakter serta determinasi ke dalam tim," ujar Fabio Capello kepada Sky Sport Italia.

"Sayangnya, dan menyedihkan untuk mengatakan ini, tapi kita membayar harga untuk kesalahan individu pemain yang sangat mendasar, jika tidak, kita mungkin akan membawa pulang hasilnya."

2 dari 3 halaman

Sorotan untuk Buffon dan Masa Depan FIGC

Pemain Italia berkumpul di tengah lapangan saat adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina di playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Pemain Italia berkumpul di tengah lapangan saat adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina di playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026. (c) AP Photo/Armin Durgut

Capello juga menyoroti keputusan Gianluigi Buffon yang mundur sebagai kepala delegasi. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan tanggung jawab moral atas kegagalan tim.

Buffon disebut sempat ingin mundur lebih cepat, namun diminta menunggu oleh Gravina. Keputusan akhirnya tetap diambil setelah situasi mereda.

"Gigi sangat langsung dan bukan seseorang yang akan menyesatkan Anda. Karena mereka tidak mencapai tujuannya, dia berdiri dan menyerahkan pengunduran dirinya. Itu harus dihormati," puji Capello.

3 dari 3 halaman

Seleksi Pelatih Baru Harus Selektif

Nama seperti Antonio Conte dan Roberto Mancini mulai masuk bursa calon pelatih baru. Namun, Capello mengingatkan FIGC agar tidak hanya melihat prestasi masa lalu.

Ia menekankan pentingnya menilai bagaimana seorang pelatih meninggalkan tim sebelumnya. Stabilitas dinilai lebih penting dibanding sekadar nama besar.

"Kita harus melihat tidak hanya apa yang mereka menangkan di masa lalu, tetapi juga cara beberapa dari mereka meninggalkan peran tersebut. Ada banyak hal yang harus dievaluasi di sini," pungkasnya.

Italia kini menghadapi momen krusial menjelang agenda internasional Juni. Keputusan Gattuso akan menentukan arah tim, apakah memulai ulang atau melanjutkan proses yang sudah berjalan.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL