
Bola.net - Timnas Italia secara mengejutkan hancur lebur 1-4 di tangan Norwegia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Senin (17/11/2025) dini hari WIB. Kekalahan telak ini mengungkap masalah serius di tubuh Azzurri. Gelandang Manuel Locatelli bahkan menyebut timnya bermain "rapuh".
Hasil ini sejatinya tidak lagi menentukan nasib Italia di Grup I. Mereka butuh kemenangan mustahil 9-0 untuk menghindari play-off. Laga ini juga gagal menjadi ajang balas dendam atas kekalahan di Oslo.
Pasukan Italia sejatinya sempat unggul di babak pertama via gol Francesco Pio Esposito. Namun, bencana terjadi setelah jeda istirahat. Erling Haaland dan kawan-kawan mengamuk dengan mencetak empat gol balasan.
Kini, Italia harus kembali berjuang di babak play-off Piala Dunia. Locatelli menuntut rekan-rekannya segera berbenah total. Nasib Azzurri akan dipertaruhkan pada Maret mendatang.
Pengakuan Italia Sedang Rapuh

Manuel Locatelli tidak mencari-cari alasan atas kekalahan memalukan itu. Ia secara terbuka mengakui ada masalah mental yang serius.
Italia terlihat kehilangan arah saat mencoba menambah keunggulan. Alih-alih mencetak gol kedua, mereka justru kolaps di babak kedua.
"Kami mencoba mencetak gol kedua, tetapi kemudian kami rapuh dan ini tidak boleh terjadi lagi," ujar Locatelli kepada Sky Sport Italia.
"Kami harus melihat di mana letak kesalahan kami, karena dalam momen-momen tertentu kami harus tetap lebih bersatu," sambungnya.
Italia Jauh di Bawah Standar

Pertanyaan besar pun muncul setelah pembantaian tersebut. Apakah ini level Timnas Italia yang sebenarnya saat ini?
Manuel Locatelli dengan keras menolak anggapan tersebut. Ia bersikeras bahwa standar Italia jauh lebih tinggi dari yang mereka tunjukkan.
"Itu tidak boleh menjadi level kami," tegas sang gelandang.
"Kami bisa dan harus berbuat lebih baik," lanjut Locatelli.
Tuntunt Sikap Berbeda Itali di Play-off
Italia kini harus menanti nasib mereka di babak play-off. Pengundian akan segera dilaksanakan pada 20 November.
Locatelli berharap Italia datang dengan mentalitas baru. Mereka tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama di laga krusial nanti.
"Sekarang kami akan menunggu undian dan berharap tiba di bulan Maret dengan sikap yang sangat berbeda," tambah Locatelli.
"Kami harus mengambil tanggung jawab dan berbuat lebih baik di bulan Maret," tegasnya.
Akui Kualitas Norwegia
Locatelli mengakui bahwa kegagalan Italia lolos otomatis sudah terjadi di Oslo. Namun, ia juga memuji level permainan Norwegia saat ini.
Meski begitu, pujian terhadap lawan bukan pembenaran. Italia seharusnya tetap bisa memberikan perlawanan yang jauh lebih baik.
"Kualifikasi kami terganggu di Oslo, tetapi hari ini kami seharusnya bisa berbuat lebih baik," kata Locatelli.
"Norwegia berada di level yang sangat tinggi, tetapi kami tetap seharusnya bisa berbuat lebih baik," pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Hasil Italia vs Norwegia: Haaland Menggila, Azzurri Tumbang 1-4 di San Siro
- Man of the Match Italia vs Norwegia: Erling Haaland
- Pengakuan Jujur Gattuso: Mental Italia Hancur, Takut Main, dan Sangat Mengkhawatirkan!
- Italia Dibantai Norwegia 1-4, Gattuso Minta Maaf: Omongan Saja Tidak Cukup Lagi!
- Italia di Ujung Tanduk, Akankah Federico Chiesa 'Turun Gunung' di Play-off Piala Dunia 2026? Ini Jawaban Gattuso
- Amarah Donnarumma Usai Italia Dibantai 1-4: Kami Hanya Main 45 Menit, Kolaps Lawan Norwegia Tak Bisa Diterima!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Apa dengan Mental Pemain Italia? Donnarumma pun Mengaku Bingung
Piala Dunia 17 November 2025, 10:00
-
Piala Dunia 17 November 2025, 09:34

LATEST UPDATE
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR