Pada babak grup Euro 1992, Swedia tergabung dalam grup 1 bersama tim kuda hitam Denmark dan dua tim raksasa Prancis dan . Salah satu pertandingan yang paling diingat pada fase grup ini adalah pada pertandingan terakhir grup 1 yang mempertemukan Swedia dan Inggris di Rasunda Stadium, Solna.
Pada pertandingan terakhir grup itu, semua tim masih berpeluang untuk lolos ke babak semi final. Swedia pada saat itu sudah mengantongi tiga poin setelah meraih satu hasil imbang dan satu hasil seri (Pada saat itu Menang mendapat dua poin, seri 1 poin, dan kalah 0 poin), sedangkan Inggris meraih dua poin setelah meraih dua kali hasil imbang.
Pada pertandingan tersebut, Inggris berhasil unggul cepat melalui tendangan David Platt di menit ke empat. Swedia baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui sundulan Jan Eriksson. Momen penentuan lahir pada menit 82 saat Tomas Brolin berhasil mencetak gol indah ke gawang Inggris yang di kawal .
Berkat gol cantik tersebut, Swedia berhasil mengunci juara grup 1 dengan perolehan 5 poin, sedangkan Inggris harus puas berada di posisi ke empat dengan perolehan 2 poin saja. Dengan predikat sebagai juara grup, Swedia berhak melaju ke babak semifinal, menghadapi runner up Grup 2 Jerman, di mana pada partai tersebut mereka harus mengakui keunggulan Jerman dengan skor ketat 3-2.[initial]
Baca Juga:
- Euro 1992: Debut Sensasional Swedia di Kancah Eropa
- Euro 1992: Penyelamatan Terbaik Peter Schmeichel Untuk Denmark
- Inilah Tim Nasional CIS, Cikal Bakal Dari Timnas Rusia Modern
- Euro 1972: Awal yang Manis bagi Jerman Di Ajang Euro
- Kisah Tragis Prancis di Euro 1988
- Euro 1996: Debut Spektakuler Kroasia di Euro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tomas Brolin, Bintang Cerah Swedia Yang Meredup Karena Ketidaksabaran
Piala Eropa 28 April 2016, 12:18
-
Euro 1992: Debut Sensasional Swedia di Kancah Eropa
Piala Eropa 28 April 2016, 11:28
-
Dilempar Mercon, Pemain Ini Balas Lempar Tiang Corner ke Penonton!
Open Play 28 April 2016, 07:55
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR