Berkenalan dengan Alvaro Arbeloa: Pelatih Baru Real Madrid yang Minim Pengalaman Senior

Berkenalan dengan Alvaro Arbeloa: Pelatih Baru Real Madrid yang Minim Pengalaman Senior
Alvaro Arbeloa saat masih bermain di Real Madrid melawan Valencia, 8 Mei 2016 silam. (c) AP Photo/Paul White

Bola.net - Real Madrid tidak butuh waktu lama untuk mengambil keputusan drastis demi menyelamatkan musim mereka. Xabi Alonso resmi diberhentikan dari jabatannya hanya dalam waktu setengah musim.

Ekspektasi setinggi langit yang menyertai kedatangan Alonso pada musim panas 2025 runtuh seketika. Meski Los Blancos masih berkompetisi di hampir semua ajang, hasil di lapangan dinilai belum memuaskan selera petinggi klub.

Situasi diperparah dengan gejolak internal yang tak terhindarkan. Ketegangan antara Alonso dan skuad, serta friksi dengan beberapa pemain kunci, menjadi pemicu utama berakhirnya era singkat sang pelatih.

Kini, manajemen Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai nakhoda baru. Mantan bek kanan yang selama ini "menunggu giliran" di balik layar akhirnya mendapatkan kesempatan emas tersebut.

Penunjukan ini bukan sekadar solusi darurat, melainkan sebuah pertaruhan besar pada sosok yang dianggap memahami DNA klub luar dalam.

1 dari 3 halaman

Bukan Pelatih Sementara Los Blancos

Pemain Real Madrid Alvaro Arbeloa dilempar ke udara oleh rekan-rekan setimnya setelah memainkan pertandingan terakhirnya di Santiago Bernabeu, 8 Mei 2016 (c) AP Photo/Paul White, Arsip

Pemain Real Madrid Alvaro Arbeloa dilempar ke udara oleh rekan-rekan setimnya setelah memainkan pertandingan terakhirnya di Santiago Bernabeu, 8 Mei 2016 (c) AP Photo/Paul White, Arsip

Status Arbeloa di Santiago Bernabeu bukanlah "ban serep" atau pelatih interim. Dalam pengumuman resminya, klub menegaskan bahwa pria berusia 42 tahun itu didapuk sebagai pelatih kepala tim utama yang baru.

Tidak ada penyebutan mengenai pencarian manajer lain, yang mengindikasikan bahwa Arbeloa adalah pengganti permanen Alonso. Kepercayaan ini sejatinya bukan hal baru, mengingat ia sudah menjadi kandidat kuat saat Carlo Ancelotti pergi musim panas lalu.

Petinggi Real Madrid memang menaruh respek tinggi pada sosok Arbeloa. Ia dinilai memiliki profil yang tepat untuk meredam gejolak ruang ganti yang ditinggalkan pendahulunya.

2 dari 3 halaman

Jalan Terjal dari Akademi Menuju Tim Utama

Arbeloa sebenarnya belum pernah memegang jabatan manajer di level senior sebelumnya. Karier kepelatihannya dibangun murni dari struktur pembinaan usia muda Madrid, dimulai dari menangani tim U-14 pada tahun 2020.

Langkah besarnya terjadi pada Mei 2025. Ia dipercaya memimpin Real Madrid Castilla, tim cadangan utama klub, menggantikan legenda Raul Gonzalez yang mundur setelah berkali-kali dilewatkan untuk posisi pelatih tim utama.

Rekam jejaknya bersama Castilla memang mengundang perdebatan. Menurut data Transfermarkt, Arbeloa mencatatkan 12 kemenangan, tiga hasil imbang, dan delapan kekalahan dari 23 pertandingan.

Sempat mengalami masa sulit dengan empat kekalahan beruntun di bulan September, Arbeloa mampu membalikkan keadaan. Ia membawa timnya memenangkan 10 dari 19 laga berikutnya dan menempatkan Castilla di posisi keempat klasemen Grup 1 Primera Federacion.

3 dari 3 halaman

Darah Madridista dan Memori Kejayaan

Keraguan soal pengalaman manajerial mungkin bisa diredam oleh status legendanya sebagai pemain. Arbeloa adalah produk asli akademi yang kembali ke rumah setelah berkelana ke Deportivo La Coruna dan Liverpool.

Periode keduanya di Bernabeu (2009-2016) bergelimang tinta emas. Sebagai bek kanan tanpa kompromi, ia mencatatkan 238 penampilan dan menyumbang enam gol bagi Los Blancos.

Lemari trofinya menjadi bukti sahih mentalitas juara yang ia miliki. Dua gelar Liga Champions (2014 dan 2016), satu titel La Liga, dan dua Copa del Rey berhasil ia persembahkan.

Di level internasional, Arbeloa juga bukan nama sembarangan. Dengan 56 caps, ia adalah bagian integral dari generasi emas Spanyol yang memenangkan Piala Dunia 2010 serta Euro 2008 dan 2012.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL